Komisi II DPR dan Wamendagri Kunjungan ke Bank Sumut, PAD dan Sektor Produktif Jadi Sorotan
Redaksi - Kamis, 02 April 2026 15:36 WIB
Poto: Istimewa
Komisi II DPR RI dan Wamengadri di Bank Sumut
drberita.id -Komisi II DPR RI kunjungan kerja ke Bank Sumut pada Rabu 1 April 2026, untuk mendorong bank milik Pemerintah tersebut sebagai penggerak utama perekonomian di Provinsi Sumatera Utara.
Ketua Tim Komisi II DPR RI, Bahtra Banong menegaskan Bank Sumut merupakan BUMD strategis yang memiliki peran vital dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah, khususnya melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembiayaan sektor produktif.
"Bank Sumut memiliki posisi yang sangat penting dalam ekosistem pembangunan daerah. Dengan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis Bank Sumut dapat terus meningkatkan kontribusinya, baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi maupun memperluas akses keuangan masyarakat," ujar Bahtra.
Hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Gubernur Sumut Bobby Nasution, para kepala daerah se-Sumatera Utara, serta jajaran pejabat strategis lainnya.
Dari manajemen Bank Sumut, hadir Komisaris Utama Firsal Ferial Mutyara, Direktur Utama Heru Mardiansyah, Direktur Kepatuhan Eksir, serta Direktur TI dan Operasional Sandhy Sofian.
Sebagai bank pembangunan daerah (BPD), Bank Sumut tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga berfungsi sebagai katalis pembangunan, menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat, khususnya dalam pembiayaan UMKM, sektor produktif, dan proyek-proyek strategis daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya juga menekankan pentingnya penguatan BUMD sebagai pilar ekonomi daerah yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.
"BUMD seperti Bank Sumut harus menjadi lokomotif ekonomi daerah. Dengan tata kelola yang kuat dan transformasi berkelanjutan, BUMD dapat menjadi instrumen efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Bima Arya.
Apresiasi kehadiran Komisi II DPR RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri ke Bank Sumut disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Ia menegaskan Bank Sumut memiliki peran kunci dalam mendukung agenda pembangunan daerah, termasuk penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
"Bank Sumut adalah mitra strategis pemerintah daerah. Ke depan, kami mendorong Bank Sumut untuk terus naik kelas, memperluas inovasi, dan memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara," katanya.
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah menjelaskan kondisi dan kinerja perseroan dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukan tren yang positif dan berkelanjutan. Pertumbuhan aset yang melampaui rata rata perbankan regional, dan peningkatan dana pihak ketiga, serta ekspansi kredit ke sektor produktif menjadi indikator kuat akan meningkatnya kepercayaan masyarakat.
"Bank Sumut terus memperkuat perannya sebagai agen pembangunan daerah. Kami fokus pada pembiayaan sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi riil, khususnya UMKM dan sektor unggulan daerah," jelas Heru.
Heru juga mengatakan transformasi Bank Sumut akan terus dipercepat melalui digitalisasi layanan, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.
"Dengan semangat 'Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi' Bank Sumut berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi Sumatera Utara, menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, mendorong kemandirian daerah, serta menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Masyarakat Kota Binjai Sudah Bisa Bayar Tagihan Air Melalui Ponsel
Setelah Eksir Mundur, Pemprovsu Buka Pendaftaran Calon Direksi Bank Sumut, 3 Jabatan Direktur Kosong
Direktur Kepatuhan Bank Sumut Eksir Mundur
Manasik Haji Akbar, Dahnil Simanjuntak: Unit Usaha Syariah Bank Sumut Tunjukan Kemajuan
RUPS: Bank Sumut Masih Kurang Rp. 800 Miliar Untuk Target Regulator Menuju Modal Inti 2029
Dirut Bank Sumut: Manasik Haji Akbar Tahun 2026 Diikuti 1.661 Peserta
Komentar