Tangkap Preman Kampung Tembung, Kombes Jean Calvijn Dapat Apresiasi dari Mahasiswa
Redaksi - Kamis, 04 Juni 2026 17:41 WIB
Poto: Istimewa
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak
drberita.id -Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak beserta jajarannya atas penangkap pelaku penganiayaan brutal terhadap sepasang suami istri (pasutri) di Tembung.
Insiden yang sempat viral di media sosial tersebut diketahui terjadi di lintasan terowongan rel Jalan Baru, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan. Berdasarkan rekaman video yang beredar luas terlihat jelas tindakan arogan dua oknum preman kampung tersebut.
Selain tega menendang perut korban yang sedang hamil dan memukul suaminya, salah satu pelaku juga diduga kuat memegang air sofgan untuk mengintimidasi korban.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat pasutri merasa takut melintasi terowongan pada Rabu 3 Juni 2026 sore, karena adanya aksi tawuran di atas terowongan rel Jalan Baru. Namun, ketakutan korban justru berujung pada tindakan penganiayaan brutal oleh para pelaku di lokasi kejadian.
Berselang beberapa jam setelah kejadian viral di media sosial, Timsus Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan menangkap kedua pelaku pada Rabu malam. Para pelaku pun diketahui merupakan sosok yang kerap disebut "Pak Ogah.
Seorang pelaku yang mengenakan celana loreng bekerja sebagai tukang las serta pelaku lainnya tidak memiliki pekerjaan tetap. Setelah penangkapan, para preman yang tampak di video memegang senjata, ternyata air soft gun.
Ketua PW HIMMAH Sumut Imransyah Pasai mengatakan Polrestabes Medan sudah tepat bertindak cepat dan tegas dari video viral tersebut. Kekerasan terhadap perempuan hamil serta dugaan kepemilikan air soft gun merupakan pelanggaran hukum berat yang ditertibkan.
"Terima kasih atas atensinya Bapak Kapolrestabes Medan yang sampai saat ini konsisten dan berkomitmen menjaga integritas dalam penegakan hukum. Langkah ini memberikan rasa aman dan mengedepankan rasa kemanusiaan dalam memberikan keadilan terhadap korban, apalagi penganiayaan ini terjadi terhadap seorang ibu hamil dan suaminya," pungkas Pasai.
HIMMAH percaya Kombes Jean Calvijn akan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat. "Langkah tegas seperti ini sangat penting demi memberikan rasa aman kepada warga, khususnya di kawasan Tembung yang selama ini dinilai rawan aksi premanisme, kriminalitas dan tawuran," tutupnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kelompok Mahasiswa Geruduk Kejati Sumut, Desak Kasus Daerah Hingga Intervensi TNI ke Kortas Tipikor Polri
Mobil Ditarik Leasing ACC, Mahasiswa UMSU Lapor ke Polrestabes Medan Belum Ada Kejelasan
Tuduhan Recehan Untuk Memecah Gerakan Mahasiswa
Apakah Mahasiswa Masih Menjadi Aktor Sejarah Indonesia?
Aktivis 98 Sebut Pemerintah Menggembosi Aksi Mahasiswa
Kelompok Mahasiswa Sampaikan Persoalan MBG, BBM, dan KDMP ke DPRD Medan
Komentar