Muhammad Nuh Hadirkan Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis di Kabupaten Dairi

Redaksi - Sabtu, 13 Juni 2026 19:49 WIB
Muhammad Nuh Hadirkan Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis di Kabupaten Dairi
Poto: Istimewa
Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, KH. Muhammad Nuh bersama anak anak yang mengikuti Khitanan Massal di Kabupaten Dairi.
drberita.id -Akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Faktor jarak, keterbatasan fasilitas, hingga kondisi ekonomi, membuat sebagian warga menunda mendapatkan layanan kesehatan yang mereka butuhkan.

Kondisi inilah yang menjadi perhatian Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, KH. Muhammad Nuh. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat memperoleh layanan dasar yang layak, termasuk kesehatan.

"Masih ada masyarakat yang menghadapi berbagai keterbatasan untuk mengakses layanan kesehatan. Persoalan seperti ini harus menjadi perhatian bersama karena kesehatan merupakan kebutuhan mendasar setiap warga," ujar Muhammad Nuh saat menghadiri kegiatan khitanan massal dan pengobatan gratis di Kabupaten Dairi, Sabtu 13 Juni 2026.

Sebagai wakil daerah di DPD RI, Muhammad Nuh menilai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah tidak cukup hanya disampaikan dalam forum-forum resmi.

Dibutuhkan langkah nyata yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Atas dasar itulah, melalui sinergi bersama Dompet Dhuafa Waspada (DSW), RSU Sufina Aziz, dan Polres Dairi, dihadirkan layanan khitanan massal dan pengobatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Dairi.

Program tersebut diikuti oleh puluhan anak pada kegiatan khitanan massal serta ratusan warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.

Bagi masyarakat Muslim di Kabupaten Dairi yang merupakan daerah dengan jumlah penduduk Muslim relatif sedikit, layanan khitanan massal memiliki makna tersendiri.

Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebutuhan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang sejalan dengan pelaksanaan syariat Islam.

Muhammad Nuh menilai kegiatan semacam ini bukan sekadar agenda sosial, melainkan bagian dari upaya menghadirkan solusi atas kebutuhan nyata yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan dan layanan sosial harus mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses.

"Ketika ada masyarakat yang kesulitan menjangkau layanan, maka kita yang harus mendatangi mereka. Semangatnya adalah menghadirkan manfaat dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian," katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara lembaga sosial, institusi kesehatan, pemerintah, dan berbagai elemen lainnya akan memperkuat upaya menghadirkan pelayanan yang lebih merata.

Selain memperjuangkan aspirasi daerah melalui DPD RI, Muhammad Nuh mengaku terus mendorong lahirnya program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Ia meyakini bahwa pendekatan yang langsung menyasar kebutuhan warga dapat menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat di daerah dengan kebijakan yang diperjuangkan di tingkat nasional.

Kegiatan di Dairi menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Muhammad Nuh berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari berbagai program pelayanan kesehatan yang hadir lebih dekat dengan mereka.

"Harapan kami, tidak ada lagi masyarakat yang merasa jauh dari pelayanan kesehatan hanya karena keterbatasan akses atau kondisi ekonomi. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, insya Allah semakin banyak warga yang bisa kita bantu bersama," ujarnya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru