78 Adegan Pembunuhan Brigadir J dan Tas Mewah Putri Candrawathi
Poto: Istimewa
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
drberita.id | Ferdy Sambo menjalani proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Josua Hutabarat, sebanyak 78 adegan di Jakarta, Selasa 30 Agustus 2022.
Untuk pertama kalinya, publik melihat mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri, tersebut mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
Tak hanya itu, Sambo juga diborgol dengan borgol plastik saat menjalani rekonstruksi. Borgol tersebut memiliki bentuk seperti tali plastik berwarna putih.
BACA JUGA:
Mantan Pengacara Bharada E: Kuat Maruf yang Gendong Putri Candrawathi Tidur di Sofa
Selain Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf juga dihadirkan pada rekosntruksi.
Istri Sambo, Putri Candrawathi juga hadir dalam rekonstruksi tersebut. Para tersangka memeragakan 78 adegan dalam rekonstruksi berlokasi di rumah dinas, Jakarta dan lokasi yang dijadikan tempat Magelang.
Dari adegan itu, ada pemandangan yang menarik saat rekonstruksi telah berakhir dilaksanakan. Pada saat Putri Candrawathi meninggalkan lokasi reka adegan, ia tampak menjinjing tas mewah bermerek Gucci Boston Bag Top Handle GG Supreme Medium.
BACA JUGA:
Babak Baru Pembunuhan Brigadir J: Laporan di SP3 dan Putri Candrawathi Istri Sambo Jadi Tersangka
Dari hasil rekonstruksi yang dilakukan Mabes Polri itu memperlihatkan adegan saat mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo menembak kepala Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat ketika ajudannya itu sudah telungkup dan bersimbah darah.
SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Katadata/kompas
Tags
Berita Terkait
Kapolda Sumut Resmikan SPPG Polri dan 40 Rumah Dinas Personel Kompi II Batalyon A Brimob
Protes Lanjutan, Kapolri Didesak Tolak Banding Kompol DK dan Proses Pidana Segera
Polri Pastikan Blackout PLN Bukan Karena Sabotase
HIMMAH Desak Kapolri Tolak Banding Kompol DK
Pendiri KBPP Polri Tolak Calon Tunggal dan Minta Kapolri Tunda Munas Sampai Juni
Rapim Polda Sumut: Marwah Polri Wajib Dijaga Bersama
Komentar