California Akan Bebaskan 3.500 Tahanan Untuk Cegah Penyebaran Covid-19
Artam - Rabu, 01 April 2020 12:38 WIB
ilustrasi
Tahanan
DRberita | Negara bagian California, Amerika Serikat, akan membebaskan sekitar 3.500 tahanan tidak berbahaya lebih awal untuk membantu mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).
Departemen Koreksi dan Rehabilitasi California (CDCR) menyatakan, kelompok tahanan pertama yang akan dibebaskan adalah mereka yang masa hukumannya kurang dari 30 hari lagi. Diikuti kemudian dengan tahanan tidak berbahaya yang masa hukumannya kurang dari 60 hari lagi.
Yurisdiksi AS lainnya, termasuk negara bagian New Jersey dan sejumlah kota, telah mengumumkan langkah serupa.
"Kami tidak mengambil langkah-langkah baru ini dengan enteng," kata Ralph Diaz, Sekretaris CDCR, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu 1 April 2020.
"Komitmen pertama kami di CDCR adalah memastikan keselamatan -- staf kami, populasi yang dipenjara, orang lain di dalam institusi kami, dan masyarakat pada umumnya," tambahnya.
"Namun, dalam menghadapi pandemi global, kita harus mempertimbangkan risiko infeksi COVID-19 sebagai ancaman besar terhadap keselamatan juga," tandasnya.
Otoritas California mengatakan bahwa pembebasan lebih awa ini akan menambah kapasitas dan ruang fisik di penjara negara bagian tersebut, di mana 22 pegawai dan empat narapidana telah dinyatakan positif terkena virus corona.
Departemen Koreksi dan Rehabilitasi California (CDCR) menyatakan, kelompok tahanan pertama yang akan dibebaskan adalah mereka yang masa hukumannya kurang dari 30 hari lagi. Diikuti kemudian dengan tahanan tidak berbahaya yang masa hukumannya kurang dari 60 hari lagi.
Yurisdiksi AS lainnya, termasuk negara bagian New Jersey dan sejumlah kota, telah mengumumkan langkah serupa.
"Kami tidak mengambil langkah-langkah baru ini dengan enteng," kata Ralph Diaz, Sekretaris CDCR, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu 1 April 2020.
"Komitmen pertama kami di CDCR adalah memastikan keselamatan -- staf kami, populasi yang dipenjara, orang lain di dalam institusi kami, dan masyarakat pada umumnya," tambahnya.
"Namun, dalam menghadapi pandemi global, kita harus mempertimbangkan risiko infeksi COVID-19 sebagai ancaman besar terhadap keselamatan juga," tandasnya.
Otoritas California mengatakan bahwa pembebasan lebih awa ini akan menambah kapasitas dan ruang fisik di penjara negara bagian tersebut, di mana 22 pegawai dan empat narapidana telah dinyatakan positif terkena virus corona.
Pekan lalu, Jaksa Agung AS, Bill Barr mengatakan bahwa dirinya telah menyampaikan kepada penjara-penjara federal untuk membebaskan sejumlah tahanan guna mengurangi dampak pandemi virus corona. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Sumber
: detikcom
Tags
Berita Terkait
Temukan 2 Alat Bukti, Kejati Sumut Tahan dr. Aris dan Ferdinand Kasus Korupsi Covid-19
Juru Parkir Jadi Kuasa Direktur Korupsi Covid-19 Sumut
Kesepakatan Korupsi Covid-19 Sumut Berawal dari Pertemuan di Cafe Wak Noer
Macron Tolak Tes PCR di Rusia, Pemuda Katolik: Lendir Saja Tidak Rela Kasih, Konon Sejengkal Tanah
Warga Medan Terkonfirmasi Omicron, Satgas Covid-19 Segera Koordinasi ke Kemenkes
LKLH Sumut Dukung Ihwan Ritonga Monitoring Limbah Covid-19 di Medan
Komentar