Polrestabes Medan Ringkus 17 Preman Pajak Sambo dan Palapa
Artam - Kamis, 05 Maret 2020 23:43 WIB
istimewa
Preman diringkus tim pemburu dari Polrestabes Medan
DRberita | Tim pemburu Preman (TPP) Polrestabes Medan meringkus belasan preman dari kawasan Medan Mall, Pasar Bulan (Pajak Sambo) dan Pajak Palapa, Pulo Brayan, Kamis 5 Maret 2020.
Razia preman yang dilakukan mulai pukul 16.20 WIB. Tim pemburu preman berkeliling dengan mobil dan sejumlah sepeda motor. Ada dua tim yang dikerahkan, yakni di sekitar Medan Mal dan Pasar Palapa. Saat tiba di lokasi, petugas memeriksa sejumlah orang yang dicurigai sebagai preman, antara lain juru parkir liar, calo angkot dan lainnya.
Setelah diinterogasi, mereka dibawa ke Polrestabes Medan untuk didata. "Ada 17 orang yang kita amankan. Untuk di kawasan Medan Mall ada 15 orang, dan di Pasar Palapa ada 2 orang," ucap Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Alimuddin Sinurat.
Alimuddin mengatakan para preman ini punya modus berbeda-beda. Antara lain menyewakan tenda hingga parkir liar di sekitar pasar. "Modusnya, mereka menyewakan tenda kepada pedagang dan mengutip parkir-parkir liar," kata Alimuddin.
Menurut Alimuddin, penangkapan para preman di Kota Medan bakal digelar rutin. Polisi berharap penangkapan preman bisa membuat warga lebih tenang. "Kita akan tindak siapapun pelaku preman yang meresahkan warga," tegasnya.
Razia preman yang dilakukan mulai pukul 16.20 WIB. Tim pemburu preman berkeliling dengan mobil dan sejumlah sepeda motor. Ada dua tim yang dikerahkan, yakni di sekitar Medan Mal dan Pasar Palapa. Saat tiba di lokasi, petugas memeriksa sejumlah orang yang dicurigai sebagai preman, antara lain juru parkir liar, calo angkot dan lainnya.
Setelah diinterogasi, mereka dibawa ke Polrestabes Medan untuk didata. "Ada 17 orang yang kita amankan. Untuk di kawasan Medan Mall ada 15 orang, dan di Pasar Palapa ada 2 orang," ucap Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Alimuddin Sinurat.
Alimuddin mengatakan para preman ini punya modus berbeda-beda. Antara lain menyewakan tenda hingga parkir liar di sekitar pasar. "Modusnya, mereka menyewakan tenda kepada pedagang dan mengutip parkir-parkir liar," kata Alimuddin.
Menurut Alimuddin, penangkapan para preman di Kota Medan bakal digelar rutin. Polisi berharap penangkapan preman bisa membuat warga lebih tenang. "Kita akan tindak siapapun pelaku preman yang meresahkan warga," tegasnya.
Para preman yang terjaring razia akan diberikan pembinaan. Polrestabes Medan meminta semua warga agar melaporkan jika melihat adanya tindakan premanisme. (art/drb)
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Modus Operandi Sindikat Maling BBM yang Diungkap Polrestabes Medan Ternyata dari GPS
Polrestabes Medan Tangkap Tersangka Pengganda POD Getar Narkoba
Tangkap Preman Kampung Tembung, Kombes Jean Calvijn Dapat Apresiasi dari Mahasiswa
Polrestabes Medan Dapat Rp 4,9 Miliar dari Pemko Medan Untuk Rehab Gedung Satreskrim
Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jumlah Besar di Kota Tanjungbalai
HIMMAH Desak Copot Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dari Jabatan Kapolrestabes Medan
Komentar