Deal, Bos Huawei Bebas Hukuman 3 Tahun
drberita.id | CFO Huawei, Meng Wanzhou akan dibebaskan dan diizinkan kembali ke China. Keputusan ini setelah terjadi kesepakatan dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) atas tuduhan penipuan.
Putri pendiri perusahaan teknologi China, itu ditangkap di Kanada pada Desember 2018, ketika AS berusaha mengekstradisi dia atas tuduhan penipuan bank.
Penangkapan inimembuat pihak berwenang China juga menahan pengusaha Kanada Michael Spavor dan mantan diplomat Michael Kovrig. Pihak China pun telah berulang kali membantah bahwa kasus-kasus itu terkait dengan Meng.
BACA JUGA:
Polisi Tangkap 6 Anggota Geng Motor Perusak Kafe Brader
Dilansir dari CNBC International, pada Jumat 24 September 2021 malam, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan bahwa kedua pria itu telah dibebaskan dan sedang dalam perjalanan pulang dari China.
Saat itu, Meng mengakui tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan padanya. Meski demikian, bagian dari perjanjian menyebutkan Meng tetap bertanggung jawab atas peran utamanya dalam skema penipuan pada lembaga keuangan global. Hal ini ditegaskan oleh Nicole Boeckmann Jaksa AS untuk Distrik Timur New York dalam sebuah pernyataan.
Menurut Boeckmann, Meng mengaku telah membuat "multiple material misrepresentasi" ketika CFO Huawei membuat bisnis perusahaan di Iran, dalam percakapan dengan eksekutif senior sebuah lembaga keuangan.
BACA JUGA:
Satgas BLBI Identifikasi Aset Obligor Bentuk Tanah 15,2 Juta Hektare
Pemerintah AS mengklaim dia melakukan hal tersebut untuk melanjutkan hubungan bisnis Huawei dengan perusahaan. Boeckmann mengatakan pengakuan itu menegaskan tuduhan inti terhadap Meng.
Sebuah laporan media juga mengaitkan HSBC yang berbasis di Hong Kong dengan kasus tersebut. Meski demikian, bank tersebut sebelumnya mengatakan bahwa Departemen Kehakiman AS telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya tidak sedang diselidiki dalam kasus tersebut.
Terkait hal ini, Juru Bicara Huawei masih menolak berkomentar. Dalam kesempatan berbeda, seorang pengacara yang mewakili Meng mengatakan dia senang dengan kesepakatan itu.
[br]
"Dia tidak mengaku bersalah dan kami sepenuhnya berharap dakwaan akan diberhentikan dengan prasangka setelah 14 bulan," kata pengacara William W. Taylor III.
"Sekarang, dia akan bebas kembali ke rumah untuk berkumpul dengan keluarganya."
BACA JUGA:
KontraS Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan di Lapas Kelas I Medan
Dalam konferensi pers Jumat malam, Trudeau mengatakan Kovrig dan Spavor telah melalui cobaan berat. Pada Agustus, China telah menghukum Spavor 11 tahun penjara atas tuduhan mata-mata. Kovrig belum dijatuhi hukuman sebelum dibebaskan.
Dapat Dukungan Kementerian PKP, Program Perumahan di Perbatasan Jadi Prioritas Mendagri dan BNPP
20 Kepala Kejaksaan Tinggi Dapat Promosi, Rotasi, dan Mutasi dari Jaksa Agung RI, Berikut Daftarnya
Kisah Paguyuban Banyumas di Sumut, Tiba di Amplas Kena Palag Preman Hingga Buka Usaha
HIMMAH Minta BPKAD Langkat Terbuka ke Publik Soal Pengelolaan Aset
Massa Kepung Polres Tebingtinggi, Desak Korupsi Bappeda Diungkap, Periksa Sekda Erwin Suheri