Dicurigai Curi Buah Sawit PT. MPA, 2 Warga Ditembak Pakai Senjata Laras Panjang
Avid
Sepeda motor warga
drberita.id | Mambar Sembiring (37) yang mengedarai sepeda motor BK 6486 PAS tiba-tiba dihadang dan ditembak oknum Brimob bernama Sukma Ginting, saat melintas di areal perkebunan sawit milik PT Megah Pusaka Andalas (MPA) di Desa Sei Musam, Kecamatan Batang Serangan, Langkat, Jum'at 2 April 2021 malam.
Setelah kereta yang dikendarai Mambar berhenti, tanpa basa basi aksi koboy oknum Brimob itu langsung menembakan senjata laras panjangnya ke bagian depan sepeda motor warga Dusun Namo Merbo, Desa Sei Musam, yang berprofesi sebagai pedagang daging itu. Alhasil, lingkar depan kereta Mambar pun rusak parah.
BACA JUGA :Bapera Sumut Aksi Peduli Darah Bersama PMI
"Gitu distop dia (oknum Brimob), langsung ditembaknya bagian depan kereta ku. Waktu ku tanyakan kenapa keretaku ditembak, dia cuma bilang 'maaf aku salah orang'. Seenaknya aja dia main tembak, terus minta maaf. Apa dibenarkan perbuatan aparat seperti itu kepada masyarakat," kata Mambar via seluler, Sabtu 3 April 2021.
Setelah menembak motor pedagang daging itu, oknum Brimob koboy itu kemudian menembak Ridiono alias No Plong warga Dusun Polri, Desa Sei Musam yang dicurigai mencuri buah sawit milik PT MPA. Akibatnya, bagian bokong No Plong mengalami luka serius kerena ditembak dengan senjata laras panjang.
[br]
Mengetahui itu, warga sekitar langsung berkerumun karena geram dengan tindakan oknum Brimob tersebut. Untuk menghindari amukan massa, No Plong yang menjadi korban penembakan langsung dilarikan ke rumah sakit Artha Medica di Kota Binjai.
"Resah kali kami sama ulah oknum brimob yang seperti koboy itu. Kalau gak ditindak tegas, besok pasti terulang lagi kejadian seperti ini, mungkin lebih parah lagi. Kapolda Sumut Irjen Panca tolong tindak tegas anggota bapak itu, sudah meresahkan seperti ini," cetus warga.
Kepala Desa Sei Musam Natang Juhar Tarigan dikonfirmasi terkait dua orang warganya yang menjdi korban penembakan oknum Brimob belum mau memberikan keterangan.
"Nanti saya telfon lagi. Saya lagi nyetir mobil," jawabnya singkat.
[br]
Kapolsek Padang Tualang AKP Tarmizi Lubis mengaku belum mengetahui peristiwa penembakan dua warga Desa Sei Musam tersebut.
"Ngapain Brimob itu di sana. Terima kasih infonya, coba kita cek dulu ke lapangan," kata Tarmizi.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Kejati Sumut Teruskan Laporan Kebun Sawit PT. CSIL ke Satgas PKH Pusat
LKLH Soroti PT. RPR Buka Hutan Alam Primer Jadi Kebun Sawit Dekat Kawasan Hutan Lindung Muara Batang Gadis
Agung Resmikan Gedung Satya Haprabu Kompi 4 Batalyon C Brimob Polda Sumut
Satpam Aniaya Warga, Manager PTPN3 Klaji Bungkam
Jalan Aek Kuo Disoal Anggota DPRD, Ini Kata Bupati Labura
Infrastruktur Jalan di Sumut Rusak Disebabkan Pengusaha Kebun Sawit dan Galian C
Komentar