Satpam Aniaya Warga, Manager PTPN3 Klaji Bungkam

- Rabu, 17 Agustus 2022 22:21 WIB
Satpam Aniaya Warga, Manager PTPN3 Klaji Bungkam
Poto: Darrenz
Luka di badan Firma Sinaga
drberita.id | Manager perusahaan perkebunan PTPN3 Kebun Labuhan Haji (Klaji) Sangap Oloan Harianja memilih bungkam dan diam seribu bahasa untuk menanggapi tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh segerombolan satpam bersebo (topeng) terhadap Firman Leonardus Sinaga (42) warga Dusun Hutabaru, Desa Sialang Taji, Labuhanbatu Utara.

Firman Sinaga dianiaya saat tertangkap sedang mengambil berondolan buah sawit di areal PTPN3 Kebun Labuhan Haji yang sedang direplanting, Minggu, 14 Agustus 2022.

Belakangan, muncul sebuah surat pernyataan atas nama adik kandung Firman, Johenri A Sinaga, yang menyatakan bahwa dirinya harus bertanggungjawab jika Firman mengulangi kembali perbuatannya mengambil berondolan sawit di areal afdeling IV PTPN3 Kebun Labuhan Haji.
Surat pernyataan itu memuat bahwa Johenri bersedia untuk menyampaikan atau menasehati abang kandungnya, Firman Sinaga agar tidak mengulangi perbuatan mencuri produksi/aset negara di Kebun Labuhan Haji.
BACA JUGA:
Firman Sinaga Nyaris Lumpuh Dianiaya Satpam PTPN3 Kebun Labuhan Haji
"Sebab jika terulang abang kandung saya mencuri lagi, akan berimbas ke pekerjaan saya selaku karyawan PTPN3 Kebun Labuhan Haji," demikian dikutip dari surat pernyataan yang dibuat pada 16 Agustus 2022, dan turut ditandatangani oleh D. Silaban selaku Danton Satpam PTPN3 Kebun Labuhan Haji.
Ketika hal ini dikonfirmasi, Manager Sangap Oloan Harianja tetap tidak bergeming dan memilih bungkam. Alih alih menjawab pesan konfirmasi yang dikirimkan ke whatsappnya, Sangap Oloan Harianja justru meneruskan pesan itu kepada sejumlah satpam di perusahaan milik negara itu.

Perilaku Sangap Oloan Harianja yang meneruskan pesan konfirmasi kepada para satpam, ini salah seorang satpam mengaku marga Silalahi berupaya untuk mengintervensi berita yang ditulis oleh wartawan media ini.

Dalam sambungan telepon, Silalahi mengaku bahwa dirinya memang tidak turut dalam penangkapan dan penganiayaan tersebut. Namun ia bersikeras ingin meluruskan seluruh isi berita.
BACA JUGA:
Jalan Aek Kuo Disoal Anggota DPRD, Ini Kata Bupati Labura
"Salah berita Lae itu. Tadi sore udah kucariin Lae ke Aek Kanopan, tapi tak jumpa kita. Aku hanya ingin meluruskan berita itu sajanya Lae," ujar pria yang belakangan diketahui bernama Ferdinan Silalahi, Selasa 16 Agustus 2022.
Terpisah, Ketua Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN), Suwardi dengan tegas mengatakan bahwa dirinya secara organisasi mau pun pribadi akan membela anggotanya yang mengalami tekanan dan intimidasi dari manjemen perusahaan.

"Secara organisasi dan pribadi, ini tidak dibenarkan. Akan saya kawal dan bela anggota saya atas nama Johenri A Sinaga," tulis Suwardi, Selasa 16 Agustus 2022.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru