Dugaan Pemerasan di Propam Polda Sumut, Eks Anggota Polri: Hingga Kini Laporan Saya Masih Mengendap
Redaksi - Kamis, 18 September 2025 16:25 WIB
Poto: Istimewa
Bid Propam Polda Sumut.
drberita.id -Sudah setahun lebih laporan polisi DE (51) di SPKT Polda Sumut tidak ada kabarnya. Laporan itu terkait dugaan penipuan atau perbuatan curang oknum Anggota Subbid Wabprof Bid Propam Polda Sumut. Hingga kini laporan masih mengendap dan tidak berproses.
DE adalah eks anggota Polri yang bertugas di Satres Narkoba Polrestabes Medan dan pernah ditimpa masalah etik. Saat proses sidang etik tengah berjalan, dirinya pun dimintai uang senilai Rp. 40 juta oleh salah satu oknum Subbid Wabprof Bid Propam Polda Sumut berpangkat bripka, berinisial BS.
Karena janji Bripka BS yang melenceng, akhirnya DE pun membuat laporan polisi sebagaimana yang tertuang dalam LP No: STTLP/B/411/IV/2024/SPKT/POLDASU tertanggal 2 April 2024.
Selain di SPKT, DE juga telah membuat pengaduan di Bid Propam Polda Sumut di waktu yang hampir bersamaan. Di awal laporan, sejumlah penyidik Propam Polda Sumut juga telah melakukan chek TKP yang terletak tepat disebelah Mapolda Sumut. Namun setelah itu, pengaduan dan laporan tersebut seolah dihentikan tanpa kejelasan.
"Waktu itu sudah pernah chek TKP, bahkan saksi saksi yang kubawa pun sudah diambil keterangannya. Tapi sampai hari ini laporan itu tidak lagi berproses dan seperti angin lalu. Mungkin nunggu aksi unjuk rasa, barulah diperhatikan oleh Kapolda," ucap DE kepada wartawan, kemarin.
Tak hanya DE, baru baru ini publik juga dikejutkan dengan ulah nakal oknum Bid Propam Polda Sumut berinisial IFS yang diduga meminta uang senilai Rp. 20 juta kepada anggota Polri bermasalah.
Kabid Humas Polda Sumut KBP Fery Walintukan dikonfirnasi wartawan, pada Senin 15 September 2025, mengatakan bahwa kasus IFS tengah diproses di Bid Propam Polda Sumut. Namun perwira berpangkat melati tiga itu tidak merinci sejauh mana proses pemeriksaan terhadap IFS.
Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan dan Kabid Propam Polda Sumut Kombespol Julihan Muntaha masih enggan menanggapi pertanyaan wartawan terkait kedua masalah diatas.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Markas Begal Marelan Digerebek Tim URC Polda Sumut: 8 Orang Ditangkap, 3 Ditembak Melawan Petugas
125 Calon PMI Dapat Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air dari Densus 88 Anti Teror
134 Pengunjung Lokasi Hiburan Malam di Kota Medan Terjaring Razia Gabungan BNN dan Polda Sumut
Kapolda Sumut Resmikan SPPG Polri dan 40 Rumah Dinas Personel Kompi II Batalyon A Brimob
Protes Lanjutan, Kapolri Didesak Tolak Banding Kompol DK dan Proses Pidana Segera
Polri Pastikan Blackout PLN Bukan Karena Sabotase
Komentar
Berita Terbaru
Ketua DPRD Medan Kecewa Sama Gubernur Sumut, Jadi Batal Undangan ke Republik Rakyat Tiongkok
Markas Begal Marelan Digerebek Tim URC Polda Sumut: 8 Orang Ditangkap, 3 Ditembak Melawan Petugas
Tokoh Gen Z Sumut: AHY Saat Ini Sebagai Jembatan di Tengah Ketidakpastian Global
Sumut Krisis Listrik, Nasib Dirut PLN Darmawan Prasodjo Ditentukan RUPS 15 Juni
Bisnis Mesin Judi Tembak Ikan Makin Berkembang di Deliserdang
Said Iqbal Jadi Penasehat Khusus Presiden, Kaum Buruh Indonesia Bisa Sejahtera
SPPG MBG Sudah Ada Yang Tutup di Sumut: Dana Operasional Belum Masuk dari Pusat