Kemerdekaan RI ke 80: Korban Kriminalisasi Tiba di Perbatasan Riau - Jambi Menuju Istana Negara
Redaksi - Senin, 18 Agustus 2025 22:53 WIB
Poto: Istimewa
Kacak di perbatasan Riau - Jambi.
Dalam perjalanan, Kacak kerap menyiarkan kisahnya melalui media sosial. Dukungan moral mengalir dari warganet, tetapi respons resmi dari institusi yang dituju belum terdengar.
Di dadanya, selalu tergenggam buku Paradoks Indonesia karya Presiden Prabowo. Buku itu, katanya, menjadi pengingat bahwa perjuangan menegakkan keadilan memang tidak pernah berhenti.
Langkah kaki Kacak menjadi simbol getir di tengah perayaan delapan dekade kemerdekaan.
"Maka dari itu, kami meminta kepada Bapak Presiden dan Bapak Kapolri untuk menyelesaikan persoalan rakyat kecil," tegasnya, sebelum meneriakan, 'Merdeka!'
Di tengah peringatan 80 tahun kemerdekaan, perjalanan Kacak menjadi pengingat bahwa janji kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat kecil.
Bahkan, kisah ini kembali mempertanyakan janji kemerdekaan, apakah hukum benar-benar tegak lurus, atau masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas?
Apalagi, perjalanan Kacak berlangsung di tengah euforia peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Di kota-kota, bendera merah putih dikibarkan. Di istana, pejabat berbicara soal persatuan dan keadilan.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Korban Terdampak Langsung Bencana Aceh Minta Prabowo Perbaiki Data Penerima Bantuan Jadup
Warga Simalungun Hanyut di Sungai Bah Tongguran, Polisi Janji Cari Korban Sampai Dapat
Keluarga Korban Tabrak Lari Hingga Tewas di Medan Minta Bantuan Ungkap Identitas Pelaku
Dapur Umum DDW Siapkan 300 Porsi Makanan Untuk Korban Puting Beliung di Medan Krio
Korban Angin Puting Beliung di Deliserdang Dapat Bantuan Perbaikan Rumah dari Pemerintah
Dolar AS Perkasa di Indonesia, Prabowo Panggil Anak Buah ke Istana Negara
Komentar