Perempuan Muda Asal Deliserdang Meninggal Dunia di Kamboja, Diyakini Korban TPPO
Redaksi - Selasa, 26 Agustus 2025 08:38 WIB
Poto: Ilustrasi
Perdagangan Manusia.
drberita.id -Seorang rakyat Indonesia diyakini telah menjadi korban kejahatan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Seorang perempuan muda asal Deliserdang, Sumatera Utara, Nawza Aliya (19) meninggal dunia demi mencari pekerjaan.
Nawza Aliya meninggal dunia di Kamboja pada Selasa 12 Agustus 2025, setelah diyakini menjadi korban TPPO dengan modus ditawari lapangan pekerjaan.
Menurut informasi yang terkumpul dari Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), dikutip cnnindonesia, Selasa 26 Agustus 2025, sebelum berakhir di Kamboja, perempuan asal Deliserdang, Sumatera Utara, itu mengaku kepada keluarga akan melakukan interview kerja di Medan.
Namun, beberapa hari kemudian keluarga mendapatkan kabar bahwa Nawza sudah berada di Thailand hingga akhirnya tiba di Kamboja.
Sejak itu, komunikasi Nawza dan keluarga sempat terputus. Pihak keluarga juga telah melapor kepada Kementerian Luar Negeri RI dan pada awal Agustus lalu menerima kabar bahwa Nawza dirawat di Rumah Sakit Rujukan Siem Reap.
Sejak itu, kondisi Nawza terus memburuk hingga koma pada 11 Agustus 2025 dan akhirnya meninggal dunia pada 12 Agustus 2025 pukul 10.20 waktu setempat.
"Berdasarkan keterangan resmi rumah sakit dan Kepolisian Kamboja, almarhumah meninggal akibat overdosis obat yang menyebabkan komplikasi dan hepatitis akut (keracunan pada liver)," ungkap Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha melalui keterangan tertulis kepada wartawan pada Kamis 21 Agustus 2025.
Sementara itu, KP2MI mendapat informasi bahwa korban mendapatkan tawaran kerja di Kamboja dari perekrut. Skema yang dialami korban terindikasi mirip TPPO yang dijanjikan penghasilan tinggi, menggunakan kedok formal untuk mengelabui keluarga, kemudian komunikasi yang dibatasi setelah berada di luar negeri.
Jika terkonfirmasi, Nawza menjadi warga Indonesia yang menjadi korban kesekian TPPO yang marak di Kamboja dan Thailand.
Bersama Laos, Kamboja dan Thailand memang menjadi tiga negara Asia Tenggara yang getol menjadi sarang sindikat TPPO lintas negara, terutama terkait penipuan online (online scam) dan judi online.
Sebelum Nawza, sudah banyak warga Indonesia yang jadi korban dan angkanya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Praktisi Lingkungan Sebut Bupati Deliserdang Gagal: Banyak Limbah Tidak Terkendali
Limbah Dapur MBG di Deliserdang Buat Resah Masyarakat, Bupati Harus Bertindak
Polresta Deliserdang Tangkap 2 Tersangka Bawa Sabu 12,142 Kg dari Aceh ke Jakarta
Kejati Sumut Limpahkan Dugaan Pencemaran Lingkungan PT. Universal Gloves ke Kejari Deliserdang
Serius Perangi Pungli LKS Madrasah di Medan - Deliserdang, IPNU Sumut Buka Posko Pengaduan dan Dumas ke APH
Kejati Sumut Terima Dumas Dugaan Pungli Pengadaan LKS Madrasah di Medan dan Deliserdang
Komentar