Polda Sumut Diminta Segera Tahan AAN Tersangka Tambang Emas Ilegal
Adra Syukur
Iskandar Hasibuan dan M. Ridwan Lubis
drberita.id | Wartawan senior di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang juga pimpinan umum media, Iskandar Hasibuan meminta Polda Sumut tegas dan segera menahan tersangka kasus tambang emas illegal berinisial AAN.
AAN dikhawatirkan membuat masalah baru lagi. Saat ini, AAN diketahui sedang berada di Kabupaten Madina. Sesuai informasi, AAN sudah menyandang status tahanan kota.
"Terkait kasus yang menyeret AAN, kami meminta Polda Sumut harus tegas, AAN harus ditahan, karena kita khawatirkan membuat permasalahan baru. Apalagi ini menyangkut juga soal kasus pengeroyokan terhadap saudara Jeffry Barata Lubis, wartawan yang bertugas di Madina. AAN diketahui sebagai pimpinan ormas tempat bernaung 4 orang tersangka pengeroyokan yang sudah ditahan di Polda Sumut," kata Iskandar, anggota DPRD Madina periode 2009-2014 ini didampingi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madina, Muhammad Ridwan Lubis di komplek DPRD Madina, Senin 28 Maret 2022.
Ia menyampaikan, AAN belakangan ini aktif meggunakan akun medsos dengan membuat status yang seolah-olah bernada propokatif.
BACA JUGA:
Kejati Sumut Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Citraland Helvetia
"Perlu saya sampaikan, ini tidak ada persoalan antar organisasi, PP dengan PWI. Itu tidak ada, tapi kalau mereka membawa-bawa nama organisasi, kita juga siap menghadapi itu," tegasnya.
"Ini murni pelanggaran hukum, yang pertama kasus tambang emas illegal, dan kedua adalah kasus pengeroyokan,†tutup Iskandar.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
GP Al Washliyah dan Polda Sumut Deklarasi Perang Melawan Narkoba
Setelah ke Polda Sumut, WOM Finance dan Debt Collector Komando Tidar Jaya Dilaporkan ke OJK
Korban Dipaksa Aborsi Kepala Desa di Dairi Minta Kepastian Laporan dari Polda Sumut
WOM Finance dan Debt Colector Komando Tidar Jaya Dilaporkan ke Polda Sumut
Pendaftaran Calon Ketua PWI Sumut Dibuka 2 hingga 6 Nopember 2026
Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Laporan Jokowi ke Polda Sumut, Ini Kronologis Sebenarnya
Komentar