Proyek Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Mandiling Natal Diduga Fiktif 70 Haktare
Artam - Kamis, 11 Desember 2025 22:39 WIB
Poto: Istimewa
Plank proyek taman rehabilitasi hutan dan lahan di Desa Sopotinjak.
drberita.id -Proyek taman rehabilitasi hutan dan lahan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) diduga fiktif. Tidak ada terlihat sama sekali tanaman proyek di lahan yang luasnya puluhan haktare.
Proyek taman rehabilitasi hutan dan lahan seluas 70 hektare tersebut berada di Desa Sopotinjak, Kabupaten Mandailing Natal, yang nilainya puluhan miliar rupiah pada tahun 2024.
Proyek dilaksanakan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Asahan - Barumun, Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Lingkunhan Hidup dan Kehutanan.
Proyek yang dikerjakan itu dengan jenis tanaman alpukat, kayu manis, dan pinang.
"Tidak ada tanaman dengan ketiga jenis itu di lahan. Saya pun terkejut melihat plank proyek di lokasi lahan yang tidak ada tanamannya," ucap Hendra, seorang warga di Desa Sopotinjak, Kamis 11 Desember 2025.
"Saya nanti mau cek lagi ke lahan, apakah benar benar tidak ada satupun tanaman alpokat, kayu manis, dan pinang di lahan 70 haktare itu. Besar juga anggaran proyek itu, sayang tak terlihat wujud tanamannya," tutupnya.
Kepala BPDAS Asahan - Barumun Taufik Siregar yang dikonfirmasi terkait dugaan fiktif proyek taman rehabilitasi hutan dan lahan di Kabupaten Mandailing Natal sampai saat ini belum menjawab.
Proyek yang hampir sama juga terjadi Karang Gading, Desa Palu Kurau, Kecamatan Hamaparan Perak, Kabupaten Deliserdang, yang anggarannya dapat dari hibah luar negari (HLN).
Diketahui, Kabupaten Mandailing Natal merupakan sala satu daerah yang paling parah terkena banjir dan longsor Sumatera.
Kemudian Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapasel), Tapanuli Utara (Taput), dan Kabupaten Langkat.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
10 Tiang Listrik Tumbang di Jalan Menuju Proyek, PLN Belum Ada Berikan Penjelasan
Proyek Jalan di Kota Tanjungbalai Akan Dilaporkan ke Kejati Sumut, Minta Kadis PUPT Tety Juliany Siregar Diperiksa
Makin Seru, Bukan Hanya Desmon, Nama Jefri Juga Muncul di Proyek Pengadaan LPJU Kota Medan
Dampak Proyek BRT Metropolitan Mebidang, BUMN PP Tanam Ribuan Pohon di Kota Medan
Warga Kecam Kontraktor Tidak Profesional Kerjakan Proyek Jalan Provinsi di Batubara
KPK Harus Turun, Oknum Pejabat Inisial K Jual Paket Proyek Pemko Medan
Komentar