Firli Rangkul Krishna Murti Buru Koruptor di Luar Negeri
Tren Korupsi Terus Meningkat
Redaksi - Senin, 07 Agustus 2023 18:35 WIB
Poto: Istimewa
Firli rangkul Krushna Murti.
drberita.id -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Republik Indonesia, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 7 Agustus 2023.
Pertemuan tersebut membahas kerja sama pemberantasan korupsi, koordinasi, dan upaya pencarian pelaku korupsi.
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, kejahatan terorganisasi lintas negara 'transnational organized crime' menunjukan tren yang terus meningkat. Tidak hanya berdampak bagi psikologis individu atau kelompok masyarakat, tetapi juga terhadap sendi sendi perekonomian nasional dan internasional serta keutuhan negara.
"Pemberantasan korupsi menjadi fokus perhatian dunia yang ditandai sejak Majelis PBB menyadari dampak kerugian korupsi sebagai kejahatan luar biasa. Karena korupsi dapat menghancurkan sendi sendi kehidupan global, tidak hanya ekonomi namun juga berdampak pada rusaknya kehidupan manusia lainnya," buka Firli.
Pencegahan dan pemberantasan korupsi, lanjut Firli, menjadi prioritas utama yang dilaksanakan pada tingkat nasional dan internasional. KPK terus berupaya menjalin kerja sama internasional termasuk dengan Div. Hubinter Polri guna menangani tindak pidana korupsi dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas sinergi aparat penegak hukum.
Firli menjelaskan, salah satu instrumen hukum yang diperlukan dalam rangka pemberantasan korupsi dan pengembalian aset yang berada di luar negeri ialah dengan perjanjian bantuan hukum timbal balik. Dengan adanya perjanjian bilateral mengenai bantuan timbal balik dari negara lain diharapkan dapat mendukung upaya penegakan hukum yang bersifat transnasional.
"Tindak pidana korupsi menjadi salah satu faktor pertimbangan pada setiap negara dalam melakukan investasi setelah faktor stabilitas politik keamanan dan infrastruktur. KPK menyambut baik kerja sama dan koordinasi transnasional dengan Div. Hubinter Polri dalam menangani perkara tindak pidana korupsi di lintas negara," ungkap Firli.
Firli menambahkan, kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk menyamakan persepsi antara lembaga penegak hukum yang berwenang melaksanakan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Selain itu, ditekankan pula bahwa tujuan utama penanganan tindak pidana korupsi ialah untuk menyelamatkan keuangan negara.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kejari Tebingtinggi Tetapkan 2 Tersangka Korupsi BBM Lingkungan Hidup, Bendahara Langsung Ditahan
8 Potensi Korupsi MBG Versi KPK
Kejari Tebingtinggi Tetapkan Hasbie Ashsiddiqi Jadi Tersangka Korupsi Lingkungan Hidup
Kejati Sumut: Status BW alias Baron Tunggu Hasil Persidangan Korupsi Smartbord Langkat
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
LHKPN KPK: Harta Kekayaan Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai Naik Rp 4 Miliar
Komentar
Berita Terbaru
Tokoh Masyarakat Sumut Ruslan: Ahmad Daniel Chardin Layak Pimpin Sumatera Utara
DDW Wisuda Peserta Pelatihan Menjahit Angkatan III: Sultan Deli Ucapkan Selamat
Pemekaran Provinsi Tapanuli di Sumut Tinggal Tunggu Waktu dari Presiden Prabowo dan Dukungan LBP
Lapas Labuhan Ruku Razia Insidentil Untuk Bersihkan Narkoba dan Lodes
Mengenang Jenderal Polisi Raziman Tarigan: Sosok Humanis yang Tak Terlupakan
Kemenag Apresiasi FOZ Sumut Bantu Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera
Pembayaran Tiket Kapal Antarwilayah Kepulauan Sudah Bisa Pakai Aplikasi New Sumut Mobile