KPK Tangani 1.515 Koruptor, Libatkan Suami Istri, Bapak Anak, dan Kakak Adik
Hanya 4% Orang Tua Mampu Ajarkan Kejujuran pada Anak
Redaksi - Senin, 29 Mei 2023 15:22 WIB
Poto: Istimewa
Bimtek Mewujudkan Keluarga Berintegritas melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi.
Pemberantasan Korupsi Perlu Peran Aktif Seluruh Pihak
Selain penindakan dan pendidikan, KPK juga melakukan strategi pencegahan. Salah satunya bekerja sama dengan kementerian dan pemerintah untuk memperbaiki sistem. Perbaikan sistem ini, kata Wawan, bisa meminimalisir terjadinya transaksional yang berindikasi pada tindak pidana korupsi seperti suap hingga pemberian gratifikasi.
Di sektor barang/jasa misalnya, pemerintah meminimalisir korupsi dengan menjalankan sistem e-katalog yang dinilai lebih efektif dan efisien.
Masyarakat juga bisa mencegah korupsi dengan ikut memantaunya lewat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang harus diisi atau di-update oleh penyelenggara negara setiap tahunnya. Jika menemukan ketidaksesuaian kondisi di lapangan dan di LHKPN, masyarakat bisa langsung melakukan pelaporan, lengkap dengan bukti ke KPK.
"Harapannya, dengan menjalankan ketiga strategi ini secara simultan dan keluarga juga ikut berperan aktif dalam pencegahannya, kita bisa benar-benar mewujudkan Indonesia tanpa korupsi," ungkap Wawan.
Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang turut hadir di lokasi menuturkan, menyoal pemberantasan korupsi, Pemda DKI tidak bisa bergerak sendiri. Perlu kerja sama dan dukungan semua pihak dalam memberantasnya.
"Saya meminta seluruh jajaran mendapat pembelajaran mengenai nilai-nilai antikorupsi. Saya ingin menjaga integritas itu, dan ini merupakan komitmen dari DKI untuk menjalankannya. Bimtek ini juga ditujukan supaya kita bisa bersama-sama menjaga integritas dan menanamkan budaya antikorupsi sejak dini," jelasnya.
Sejauh ini, untuk mendukung pemberantasan korupsi, DKI Jakarta sudah bekerja sama dengan KPK dalam penyuluh antikorupsi, Duta Keluarga Berintegritas, Bimtek mengenai bahaya korupsi, hingga membuktikan komitmennya melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) yang mendapat nilai indikator 90,00% di tahun 2022.
Bimtek bertajuk Mewujudkan Keluarga Berintegritas melalui Penanaman Nilai-Nilai Antikorupsi ini dihadiri Gubernur DKI Jakarta Periode 1997-2007 Sutiyoso, Gubernur DKI Jakarta Periode 2007-2012 Fauzi Bowo, Sekda DKI Jakarta Joko Agus Setiyono, pejabat di lingkungan DKI Jakarta, serta peserta Bimtek yang terdiri dari 65 komisaris BUMD, dan 54 direksi yang didampingi pasangannya.
Nantinya bimtek ini akan terus digelar di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sebanyak 9 kali dengan peserta yang meliputi pejabat eselon 3 hingga pejabat di lingkungan dinas kesehatan.
SHARE:
Editor
: Redaksi