Sambut HUT RI ke 74, Puluhan Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan dari TP PKK Sumut
Artam - Selasa, 13 Agustus 2019 20:59 WIB
drberita/istimewa
Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi bersama penyandang disabilitas.
DRBerita - Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Sumut memberikan bantuan kepada puluhan penyandang disabilitas, Selasa 13 Agustus 2019, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.
Bantuan yang diberikan berupa kursi roda untuk orang dewasa, kursi roda untuk anak-anak, alat bantu dengar, tongkat alat bantu, dan tongkat manula. Selain penyerahan bantuan, juga dibuka acara penguatan dan fasilitasi perlindungan perempuan dan anak dalam kondisi tertentu oleh Dinas PPPA Sumut.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para penyandang disabilitas mengenai hak dan perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas," ujar Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela.
Nawal kemudian berdialog dengan penyandang disabilitas yang hadir. Salah satu penyandang disabilitas yang hadir, mengutarakan keinginannya agar diberi pelatihan keterampilan. Hal itu katanya dibutuhkan agar penyandang disabilitas dapat hidup mandiri dan mengangkat kesejahteraan sosialnya sendiri.
Melalui TP PKK, Nawal berjanji akan berkoordinasi dengan dinas dan pihak terkait mengenai kebutuhan masyarakat yang berkebutuhan khusus di Sumatera Utara. Ia mengakui banyak sekali keperluan khusus yang mesti disiapkan untuk para kaum disabilitas. "Karena mereka harus bisa mandiri, tapi fasilitasnya disiapkan seperti fasilitas ke tempat kerja dan lain sebagainya," kata Nawal.
Ke depan lanjut Nawal, penyandang disabilitas diharapkan dapat berpartisipasi dan mampu berperan di dalam lingkungan sosialnya. Serta memiliki kemandirian sebagai subjek pembangunan. Hal ini dilakukan juga sebagai upaya dalam menghilangkan diskriminasi kepada kaum disabilitas.
"Terutama dalam memperoleh pendidikan, keterampilan dan pekerjaan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sosial," terangnya.
Bantuan yang diberikan berupa kursi roda untuk orang dewasa, kursi roda untuk anak-anak, alat bantu dengar, tongkat alat bantu, dan tongkat manula. Selain penyerahan bantuan, juga dibuka acara penguatan dan fasilitasi perlindungan perempuan dan anak dalam kondisi tertentu oleh Dinas PPPA Sumut.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para penyandang disabilitas mengenai hak dan perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas," ujar Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela.
Nawal kemudian berdialog dengan penyandang disabilitas yang hadir. Salah satu penyandang disabilitas yang hadir, mengutarakan keinginannya agar diberi pelatihan keterampilan. Hal itu katanya dibutuhkan agar penyandang disabilitas dapat hidup mandiri dan mengangkat kesejahteraan sosialnya sendiri.
Melalui TP PKK, Nawal berjanji akan berkoordinasi dengan dinas dan pihak terkait mengenai kebutuhan masyarakat yang berkebutuhan khusus di Sumatera Utara. Ia mengakui banyak sekali keperluan khusus yang mesti disiapkan untuk para kaum disabilitas. "Karena mereka harus bisa mandiri, tapi fasilitasnya disiapkan seperti fasilitas ke tempat kerja dan lain sebagainya," kata Nawal.
Ke depan lanjut Nawal, penyandang disabilitas diharapkan dapat berpartisipasi dan mampu berperan di dalam lingkungan sosialnya. Serta memiliki kemandirian sebagai subjek pembangunan. Hal ini dilakukan juga sebagai upaya dalam menghilangkan diskriminasi kepada kaum disabilitas.
"Terutama dalam memperoleh pendidikan, keterampilan dan pekerjaan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sosial," terangnya.
Nawal juga memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas yang datang dari beberapa daerah di Sumut. Serta mengapresiasi kepada mereka lantaran masih tetap semangat dan berkarya. Para penyandang disabilitas diharapkan tetap berkarya dan aktif mengikuti pendidikan, keterampilan, serta pelatihan. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Masalah Perkebunan Milik Pemprov Sumut Dibawa ke Kejaksaan
Birokrasi Pemprov Sumut: Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Jadi Masalah Bobby Nasution
Pemprov Sumut Kembali Anggarkan Rp.238 Miliar Untuk Proyek Jalan di Paluta Yang Pernah OTT KPK Awal 2025
Pemprov Sumut Efisiensi Anggaran Jelang Akhir Tahun, Ini Kata Pj Sekda Sulaiman
Jonson Sihaloho: Agar Tidak Jadi Fitnah, Menkeu Purbaya Harus Jelaskan Uang Pemprov Sumut Rp. 3,1 Triliun
Puluhan Pejabat Eselon 3 Pemprov Sumut Kena Sanksi, 7 Orang Non-aktif Dibuat Bobby Nasution
Komentar