Andini Fitri, Penderita Thalasemia di Medan Butuh Pertolongan Dermawan
Plus Gizi Buruk
Redaksi - Kamis, 07 Desember 2023 17:57 WIB
Poto: Istimewa
Andini Fitri Syafia Sitohang
drberita.id -Andini Fitri Syafia Sitohang, bocah berusia 9 tahun, warga Jalan Pancing I Gang Rela (Ujung) Lingkungan 3, Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, menderita penyakit thalasemia plus gizi buruk.
Anak perempuan dari pasangan suami istri, Rudiono Sitohang dan Yuni Syahfitri yang hidup serba kekurangan, ini berharap bantuan dari pemerintah maupun para dermawan.
Meskipun biaya pengobatan Andini Fitri Syafia Sitohang ditanggung BPJS Kesehatan. Disisi lain, Rudiono Sitohang dan Yuni Syahfitri kebingungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sang anak, seperti biaya transportasi ke rumah sakit, susu makanan tambahan, vitamin serta obat di luar rumah sakit.
Murid kelas tiga SD Negeri 067484 Medan, ini ternyata sudah lima tahun menderita penyakit thalasemia plus gizi buruk tersebut.
"Biasanya, dua minggu sekali rutin membawa anak kami berobat, namun sekarang kami tidak mampu membawanya karena tidak memiliki uang," ujar Rudiono Sitohang saat dikunjungi awak media, Rabu 7 Desember 2023.
Dia mengatakan, Andini Fitri Syafia Sitohang berdasarkan rekam medis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan, divonis menderita animea, thalasemia plus gizi buruk.
"Kami sekarang bingung karena kondisi dia (Andini Fitri Syafia Sitohang) semakin lemah dan akhir akhir ini sering mengeluh kesakitan," kata Rudiono.
Dia mengaku, melalui Kepala Lingkungan (Kepling) 3 Kelurahan Besar yaitu Dedi Wahyudi, Andini Fitri Syafia Sitohang pernah mendapatkan bantuan dari salah seorang anggota DPRD Kota Medan.
Di sisi lain, Rudiono Sitohang sangat menyayangkan kurangnya perhatian dari Lurah Besar, Camat Medan Labuhan, dan Kepala Puskesmas, terhadap anaknya yang menderita penyakit thalasemia plus gizi buruk.
"Dulu pernah, Kepala lingkungan 3 Dedi Wahyudi minta bantu ke salah seorang anggota DPRD Kota Medan, lalu melalui anggota dewan itu pengurusan BPJS Kesehatan untuk anak kami terbantu," kata Rudiono.
"Sedangkan untuk Lurah dan Camat serta kepala puskesmas belum pernah datang memberikan bantuan apalagi memperhatikan kondisi anak kami hingga saat ini belum pernah. Saat kami tanya dengan Kepling katanya mereka masih sibuk," ujarnya lagi.
Dia berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun para dermawan demi keberlangsungan kesehatan Andini Fitri Syafia Sitohang.
"Kami mengharapkan uluran tangan dari pemerintah maupun para dermawan untuk membantu anak kami," ucap Rudiono Sitohang dengan wajah penuh kesedihan.
Terpisah, saat dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp, Rabu 6 Desember 2023, Lurah Besar Kecamatan Medan Labuhan, Gandi Gusri menyampaikan bahwa Rudiono Sitohang sudah diusulkan ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
"Bapak Rudiono sudah kita usulkan kedalam keluarga kurang mampu (DTKS) semoga cepat terealisasi dapat bansos, dan yang bersangkutan sudah kita laporkan ke puskesmas martubung agar dipantau dan dibantu untuk perobatannya. Saya sudah titipkan juga melalui kepling 3 Dedy Wahyudi untuk diperhatikan," jawab Gandi.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
6 Bulan Jabat Kadis PUPR Sumut, Hendra Dermawan Siregar Tidak Dapat Apa-apa
Melodi, Bocah Pengidap Hidrocevalus Butuh Uluran Tangan Dermawan
Soal Karang Taruna Sumut, Dedek Ray: Ini merupakan karma yang harus diterima Dedi Darmawan
SBY Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Perintahkan Tim Dokter Kepresidenan Dampingi
Pengamat: Kasus KLB Sudah Berlalu, Herri Zulkarnain Instrospeksi Diri
Museum & Galeri Seni SBY-ANI di Atas Lahan 1,5 Hektare
Komentar