Banjir di Labuhanbatu, DDW Dirikan Dapur Umum dan Posko Hangat Bagi Penyintas
Tinggi Air 1 Meter
Redaksi - Minggu, 07 Januari 2024 17:36 WIB
Poto: Istimewa
Dapur Umum DDW
drberita.id -Bencana banjir yang melanda Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara mengakibatkan 1.008 KK terdampak, Minggu 7 Januari 2024.
Tingginya air yang mencapai 1 meter membuat sebagian besar warga harus mengungsi. Menyikapi hal tersebut, Dompet Dhuafa Waspada mendirikan dapur umum serta posko hangat untuk para penyintas.
Berdasarkan keterangan Lutfhi Relawan Dompet Dhuafa Waspada yang bertugas di lokasi, saat ini tengah berfokus memenuhi bahan baku untuk dapur umum.
"Yang sedang berjalan hari ini mengorganisir kebutuhan makanan untuk 300 pengungsi dan menyiapkan bahan bakunya untuk dua hari ke depan," ucapnya.
Luthfi juga mengatakan bahwa jumlah pengungsi terus bertambah. "Kemungkinan juga kebutuhannya semakin bertambah dikarenakan air hari ini mulai naik lagi, warga yang semula masih bertahan di rumah ikut ke pengungsian," tambahnya.
Mahyatul Husni selaku Kepala Dusun 5 Mayor desa Sei Siarti Panai Tengah Kec. Bilah Hilir menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan logistik dapur umum untuk warga.
"Terima kasih kami ucapkan kepada Dompet Dhuafa Waspada atas bantuan logistiknya melalui dapur umum. Kami juga berharap kesediaannya untuk tetap bersama membantu para warga yang terkena musibah banjir ini. Karena banjir yang belum surut," ucapnya.
Terkait bantuan yang dibutuhkan, para penyintas membutuhkan pakaian layak pakai, makanan, serta obat-obatan di pengungsian.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Masalah Banjir Sempakata, Ketua DPRD Kota Medan Langsung Tegur Kepala Dinas Khairul Azmi
Polres Simalungun Siaga Banjir di Bosar Maligas
8 Bulan Terputus Diterjang Banjir, Warga Medan Krio Minta Perbaikan Jembatan Penghubung
Dapur Umum DDW Siapkan 300 Porsi Makanan Untuk Korban Puting Beliung di Medan Krio
Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut
Masalah Banjir Rob di Belawan Tidak Kunjung Tuntas Bisa Picu Pemekaran Medan Utara
Komentar