Jamnas XII Gerakan Pramuka Bebani Ekonomi Orangtua Peserta
Redaksi - Rabu, 20 Mei 2026 18:28 WIB
Poto: Ilustrasi
Gerakan Pramuka Indonesia.
drberita.id -Dana peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026, kontingen Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan mulai menjadi perbincangan.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa para peserta Jamnas XII Gerakan Pramuka diminta menyetor dana awal sebesar Rp 1 juta. Setelah itu, pembayaran dilakukan secara bertahap hingga total mencapai Rp 4 juta per orang.
Setoran peserta Jamnas Pramuka tersebut tertuang dalam dokumen yang beredar di kalangan peserta. Ironisnya, muncul di tengah informasi bahwa kegiatan tersebut telah memiliki alokasi anggaran resmi, baik melalui APBD maupun sumber pembiayaan organisasi Gerakan Pramuka Kota Medan.
Jika benar pembiayaan kegiatan sudah ditampung melalui anggaran resmi, maka tambahan pungutan kepada peserta tentu memunculkan tanda tanya besar.
Sebab, di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu ramah kepada para orangtua, kegiatan Jamnas Pramuka semestinya menjadi ruang pendidikan karakter, bukan ajang latihan menghadapi cicilan administrasi sejak dini.
Koordinator Nasional Komite Aksi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK), Azmi Hadly menilai persoalan tersebut perlu segera dijelaskan secara terbuka ke publik. Menurutnya, dana tersebut merupakan isu serius yang tidak boleh dibiarkan mengambang tanpa klarifikasi.
"Jika memang sudah ada anggaran resmi, maka tidak seharusnya ada lagi beban tambahan kepada peserta. Ini harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan," ujarnya.
Azmi juga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk melakukan penelusuran.
"Apabila ditemukan adanya pelanggaran, maka proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," tutupnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
5 Bulan Surat Kwarcab Gerakan Pramuka Medan Ditahan, Apakah Walikota Tidak Respon?
Jelang Pelantikan Pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Sumut, Sejumlah Staf Kabarnya Belum Terima Honor
Tambang Baru Itu Bernama Ekonomi Kreatif
Alumni Hadesya Perkuat Reputasi Program Doktor Ekonomi Syariah UINSU
SD IT RASA Kini Miliki Gugus Depan Gerakan Pramuka
Hasbil Lubis: Tambang baru itu bernama Ekonomi Kreatif
Komentar