Kondisi Kota Medan Mulai Normal Pascabanjir Bandang yang Meluas di 21 Kecamatan

Artam - Selasa, 02 Desember 2025 16:28 WIB
Kondisi Kota Medan Mulai Normal Pascabanjir Bandang yang Meluas di 21 Kecamatan
Poto: Istimewa
Tumpukan sampah di Jalan Menteng 7, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
drberita.id -Kondisi dan situasi Kota Medan sudah mulai normal pascabanjir bandang yang meluas di 21 kecamatan. Namun kini banyak sampah berserekan yang belum diangkut dari pinggir jalan.

Hampir 80 persen Kota Medan mengalami banjir bandang yang meluas di seluruh kecamatan. Banyak warga yang terdampak banjir dan kini dalam penanganan BPBD dan Tim SAR yang terus bekerja.

Meski begitu, masih banyak juga terlihat tumpukan sampah di pinggir jalan yang belum diangkut oleh Dinas Kebersihan Kota Medan dari banjir yang merendam ruas jalan dan rumah warga.

Camat Medan Selayang Chusnul Rambe yang dikonfirmasi mengaku optimis wilayah kerjanya sudah bisa terkendali dari banjir yang meluas.

"Alhamdulillah, untuk genangan air sudah tidak ada. Yang sedang dalam pemulihan kelurahan beringin karena terdampak paling besar," ucap Chusnul, Selasa 2 Desember 2025.

Chusnul pun memastikan sampah sisa pascabanjir sudah bisa diatasi oleh perangkat pemerintah yang terus bekerja. Hanya pada akhir pekan lalu saja saat kondisi air masih tergenang besar.

"Untuk sampah saat ini 2 kali jadinya diangkut, supaya lebih cepat. Material material pengerjaan bertahap keluar dibuat warga. Tapi terkendali lah ngga mengganggu layanan sampah. Hari jumat sampai minggu kemarin yang masih terkendala," katanya.

Begitu juga dengan Kecamatan Medan Petisah. Kondisi dan situasi pascabanjir yang dihadapi telah bisa terkendali, dan warga telah kembali ke rumah masing masing.

"Alhamdulillah, seluruh warga sudah mulai kembali ke rumah masing masing. Kini sedang proses pembersihan sampah yang menumpuk di pinggir jalan," jawab Camat Medan Petisah Arafat Syam.

Plt Camat Medan Johor Gunawan Peranginangin juga mengatakan saat ini wilayah kerjanya sudah berangsur normal.

"Sejauh ini aman. Pengungsi tinggal sekitar 50 orang lagi di Kwala Bekala. Soal sampah, kami dari kecamatan yang handle pascabanjir," katanya.

Semangat yang sama juga dikatakan Camat Medan Amplas Fernanda terkait kondisi pascabanjir bandang yang meluas di Kota Medan. Fernanda meminta doa dan dukungan agar warga yang mengalami kebanjiran dapat dibantu dari kesulitan.

"Alhamdulillah, saat ini kita sedang melaksanakan penanganan pascabencana. Mohon bantuan doanya agar ini bisa kita lalui dengan baik," katanya.

Sampah yang menumpuk di pinggir jalan pascabanjir pun bukan jadi penghalang untuk bekerja. Saat ini wilayah Medan Amplas tergolang yang cukup parah terkena banjir bandang yang meluas di Kota Medan.

Fernanda pun optimis sampah yang berserakan di pinggir jalan pascabanjir akan segera teratasi dan bersih dari pinggir jalan.

"Sedang kita atasi. Dengan keterbatasan dan kemampuan kita, sedang kita upayakan agar hasilnya tetap maksimal," katanya.

Penampakan sampah pascabanjir yang menumpuk masih terlihat di sejumlah kecamatan, salah satunya di Kecamatan Medan Denai. Yaitu di Jalan Menteng 7, Jalan Denai, dan Jalan Menteng Raya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru