Anggota DPRD Kota Medan Ingatkan Ancaman Global Rusak Ideologi Bangsa Gen Z dan Alpha
Redaksi - Minggu, 21 Juni 2026 21:47 WIB
Poto: Istimewa
Anggota DPRD Medan Rommy Van Boy bersama Gen Z dan Alpha.
drberita.id -Anggota DPRD Medan Rommy Van Boy mendorong penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda. Upaya tersebut penting untuk mengantisasi krisis identitas di kalangan Generasi Z (Gen Z) dan Generasi Alpha.
Menurut Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Medan ini, Generasi Z dan Generasi Alpha snagat rentan di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi.
Pernyataan itu disampaikan Rommy saat menggelar sosialisasi Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta penyebarluasan nilai-nilai Pancasila di Lapangan Praga, Jalan Karya Sejati, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Minggu, 21 Juli 2026.
Rommy mengatakan pemahaman terhadap Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, dan sejarah kebangsaan perlu terus diperkuat, terutama di kalangan generasi muda. Saat ini banyak anak muda yang tidak paham ideologi negara.
"Realitas di lapangan menunjukkan masih banyak Gen Z dan Gen Alpha yang tidak mengetahui Dasar Negara dan Nilai Pancasila," ujar Rommy.
Perkembangan teknologi informasi dan media sosial membuat budaya luar semakin mudah diakses dan diadopsi generasi muda. Kondisi ini berpotensi menimbulkan apa yang disebut sebagai 'amnesia ideologi', yakni memudarnya pemahaman terhadap sejarah dan jati diri bangsa.
Rommy menegaskan Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga keberagaman masyarakat Indonesia, termasuk di Kota Medan yang memiliki latar belakang keberagaman etnis dan agama.
"Maka dari itu, pembumian wawasan kebangsaan harus dilakukan secara masif melalui pendekatan yang dialogis, bukan sekadar hafalan tekstual," tegsnya.
Selain persoalan ideologi, Rommy juga menyoroti maraknya peredaran narkoba dan praktik judi online yang menyasar generasi muda. Kedua persoalan itu menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia.
"Membentengi pemuda dari narkoba dan judi online merupakan bagian dari pengamalan wawasan kebangsaan. Nasionalisme tidak akan berarti jika generasi muda rusak secara moral dan finansial," tegasnya.
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan warga dan tokoh pemuda, Rommy mengajak keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, ikut memperkuat pengawasan terhadap anak dan remaja.
"Penyelamatan masa depan Gen Z dan Gen Alpha tidak bisa dibebankan kepada satu pihak. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, legislatif, institusi pendidikan, dan orang tua," tutur Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Polonia ini.
Rommy berharap penguatan ideologi kebangsaan yang dibarengi dengan upaya pencegahan narkoba dan judi online dapat membentuk generasi muda yang mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.
"Generasi muda harus mampu menjadi warga global yang kompetitif tanpa meninggalkan jati diri sebagai bangsa Indonesia," pungkasnya.
Sebelumya, kegiatan serupa juga digelar Rommy Van Boy di Lapangan Baronet, Jalan Starban Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.
Sama dengan sebelumnya, para hadirin yang mayoritas terdiri dari kaum ibu serta Gen-Z dan Gen Alpha ini tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
TPA Sampah Tadukan Raga ke DPRD Deliserdang: Open Dumping Berkedok Sanitary Landfill
Kejaksaan Bantah Periksa Rabuddin Alias Rb, Penguasa Proyek Kota Medan dan Pemilik 42 SPPG MBG di Sumut
Biaya Air Mineral Walikota Medan Rp.1,1 Miliar, Gen Z Sumut: Mungkin Mahluk Halus yang Minun
Pengadaan Foto Presiden dan Wakil Presiden di DPRD Batubara Jadi Sorotan dan APH Diminta Bertindak
Pelaksanaan SPMB di Kota Medan Jadi Sorotan Ombudsman RI
Penebangan 2700 Pohon Proyek BRT Kota Medan Bertentangan Dengan Gerakan Go Green
Komentar