Lamban Keluar, Proses Test Sweb PDP Covid-19 di Medan Mendapat Protes

Artam - Selasa, 26 Mei 2020 22:59 WIB
 Lamban Keluar, Proses Test Sweb PDP Covid-19 di Medan Mendapat Protes
Istimewa
Kepala Ombudsman Perwakilan Sumut Abyadi Siregar.

drberita.id | Proses test swab Covid-19 pada anak berusia 12 tahun asal Medan yang menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mendapatkan protes. Lambannya hasil test swab keluar menyebabkan pasien berinisial T masih diisolasi, meski sudah dalam keadaan sehat.

Protes tersebut disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar. Dia mengatakan ada laporan yang masuk ke mereka menyangkut nasib anak berinisla T. Dalam laporan yang mereka terima, anak itu diisolasi di RS Pirngadi Medan sejak 4 Mei lalu sebagai PDP.

Lalu, dua hari berikutnya, dilakukan swab test pertama. Lalu swab test kedua 8 Mei. "Sekira tanggal 13 atau 15 keluar hasil swab pertamanya hasilnya negatif Covid-19," kata Abyadi dalam keterangan pers, Selasa 26 Mei 2020.


Tapi, kata Abyadi, untuk bisa keluar dari ruangan isolasi, seorang PDP harus menunjukkan hasil negatif dalam dua kali swab test.

Baca Juga: TNI-Polri Bagikan Sembako Covid-19 Sampai Daerah Terpencil Ujung Jember

"Sementara hasil swab test kedua yang 8 Mei, hasilnya belum keluar sampai saat ini. Akibatnya, anak itu masih diisolasi sampai saat ini," ungkapnya.

Abyadi sangat menyayangkan lambannya proses hasil test Swab dikeluarkan. Apalagi, dokter telah memeriksakan paru-parunya dan dinyatakan dalam kondisi baik. "Ini seorang anak. Bayangkan bagaimana dia menghadapinya, diisolasi seorang diri, tanpa kejelasan. Kasihan kan?" kata Abyadi.

Abyadi meminta agar hasil test swab bisa dipercepat. "Apalagi yang menjadi alasannya, sehingga hasil test swab itu lama dikeluarkan? Bukankah Sumut sudah punya alat PCR di RS USU untuk pemeriksaan Swab? Sementara reagent juga sudah tersedia. Jadi, tidak ada alasan hasil test swab ini lama keluarnya," tegas Abyadi.


Melihat kasus ini, Abyadi Siregar menyurigai masih banyak hasil tes swab yang belum dikeluarkan atau lama diberikan kepada pasien.

"Saya kira, tidak ada alasan hasil test swab itu lama keluarnya. Karena alatnya (test swab) sudah ada. Reagen juga sudah ada. Jadi, apa lagi masalahnya yang membuat lambat?" tanya Abyadi Siregar. (art/drb)

Baca Juga: Irjen Martuani: Pengamanan Malam Takbiran di Sumut Berjalan Lancar

SHARE:
Editor
:
Sumber
: Pers Rilis
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru