6 Poin Instruksi Bupati, Pemkab Batubara Uji Coba Transisi Menuju New Normal
drberita.id | Pemkab Batubara melakukan uji coba dalam masa transisi menuju 'New Normal' diseluruh kecamatan dengan membuat "Desa Disiplin Protokol Kesehatan Covid 19". Uji coba itu akan difasilitasi melalui dana Covid-19, meski Kabupaten Batubara zona hijau.
Demikian kesimpulan hasil rapat yang dipimpin Bupati Batubara Zahir MAP dihadiri Dandim Asahan Letkol Inf. Sri Marantika Beruh, Kapolres diwakili Kabag Ops Kompol Rudy Candra, Danlanal Tj. Balai, Kajari diwakili Kasi Pidsus, Sekda Sakti Alam Siregar, serta OPD yang tergabung dalam GTPP Covid-19.
Jubir GTPP Covid 19 Batubara dr. Wahid Khusyairi menjelaskan, ada enam poin yang diinstruksikan oleh bupati untuk dilaksanakan dalam mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan menuju kehidupan New Normal.
"Pertama, meningkatkan pengendalian dan penularan Covid-19 di Kabupaten Batubara," kata Wahid Khusyairi melalui keterangan tertulis kepada drberita.id, Senin 8 Juni 2020.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Dispora Sumut Tetap Rekrut Calon Atlet PPLP
Kedua, lanjut Wahid, meningkatkan kapasitas sistem kesehatan mulai Puskesms, Rumah Sakit sampai peralatan kesehatan (medis) sehingga mampu melakukan pengajian, pelacakan kontak, karantina orang terinfeksi, serta alat test PCR. Ketiga, menekan resiko wabah di wilayah dengan kerentanan tinggi.
Keempat, penerapan protokol pencegahan Covid-19 di tempat kerja dengan memakai masker, jaga jarak , restoran, rumah ibadah, arena wisata, dan lainnya.
"Kelima, kendalikan resiko kasus dari pembawa virus (kasus import) orang-orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Batubara melalui pos jaga setiap pintu masuk," katanya.
Baca Juga: Kadis Pendidikan Asahan Copot Jabatan Sepasang ASN Bugil Dalam Mobil
Terakhir keenam, kata Wahid, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan berpendapat dan dilibatkan dalam masa transisi menuju New Normal. "Untuk mendekatkan pelayanan dan pendataan masyarakat yang terdampak Covid 19, ini agar dibuat aplikasi," jelasnya.
Wahid juga menjelaskan Kabupaten Batubara sampai saat ini masih dalam zona hijau, tetapi daerahnya diapit oleh kabupaten kota dengan status zona merah.
"Kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus tetap dilakukan untuk mencapai kriteria dan indikator-indikator yang telah dituangkan melalui Kepmendagri Nomor 440-830 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus 2019 Bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah," paparnya.
Selain itu, kata Wahid, kegiatan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat harus menjadi perhatian OPD dengan melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti bantuan bibit, pupuk dan lain-lain. Karena masalah Kesehatan dan kemiskinan bagaikan dua sisi mata ulang.
Baca Juga: Tak Berdaya, Buruh Terpaksa Ikuti New Normal
"Jangan sampai terjadi kemiskinan makin bertambah, kesehatan semakin memburuk. Mempersiapkan transisi yang matang akan memberi peluang besar untuk berhasil, sebaliknya transisi yang tergesa-gesa akan memperkecil keberhasilan," terangnya. (art/drb)
Uang Arisan Kepala OPD Pemkab Batubara Kabarnya Diserahkan Melalui Ajudan Sekda
PERMAK Duga Polda Sumut Tak Mampu Tangkap Mantan Bupati Batubara
Wagubsu Akan Tinjau Kampung Sedekah di Batubara Untuk Persiapan Sambut Ramadhan
Bank Sumut Cabang Lima Puluh Beri Bantuan Korban Banjir Batubara
UPT SMPN 1 Sei Suka Batubara dan DDW Gelar Dongeng Anti Bullying ke Siswa