6 Siswa Tahfizh Quran Asal Aceh Balik dari Thailand
Foto: Ichsan
6 mahasiswa asal Aceh yang balik dari Negara Thailand.
drberita.id | Kepastian 6 Santri Tahfidz Quran asal Aceh yang mengenyam pendidikan di Madrasah Tahfiz An-Nur Markaz Yala, Thailand Selatan akhir nya menemui titik terang untuk dapat pulang ke Aceh..
Mereka balik ke Aceh melalui Bandara Internasional Bangkok Don Muang Thailand menuju Soekarno Hatta, Senin 27 Juli 2020. Keenam santri dapat dipulangkan berkat bantuan Anggota DPD RI atau Senator asal Aceh Fachrul Razi dan Aceh New Generation Community (AGC) di Jakarta.
"Saya mendapatkan informasi ada 6 Santri Hafizh Quran Madrasah Tahfizul An-Nur markaz Yala yang terkatung katung tidak dapat pulang ke Aceh dan berada di Thailand. Mereka sedang menimba ilmu di Madrasah salah satu wilayah mayoritas muslim di provinsi thailand selatan tersebut," jar Fachrul Razi.
Adapun Identitas keenam santri diantaranya, Aulia Riski Abragi asal Peukan Bada Banda Aceh, Chalilullah asal Lhokseumawe, Abdul Habib, Punge Blang Cut, Banda Aceh, Muhammad Naufal Syahputra asal Lhokseumawe, Asmaw asal Meulaboh serta Chairul Imam Daulay asal Kota Binjai.
Aulia Riski mengucapkan syukur dan berterima kasih atas bantuan dan fasilitas yang diberikan atas kepulangan dirinya dan rekan-rekannya.
“Alhamdulilah kami sudah sampai Jakarta dan harus menjalani karantina, dan Insha Allah akan melanjutkan penerbangan ke Aceh atas bantuan Senator Fachrul Razi dan lembaga Aceh New Generation Community di Jakarta,†jelas Riski.
Ketua Aceh New Generation Community Jakarta, Khairil Anwar mengatakan bahwa dirinya dan beberapa pemuda Aceh di Jakarta yang bergabung di AGC merasa simpatik dengan perjuangan santri Aceh dalam melanjutkan pendidikan Alquran di Thailand untuk menjadi Hafidz Alquran. "Namun karena pandemi Covid-19, mereka harus pulang ke Aceh dan terkendala dengan kepulangan, dan alhamdulillah kami mencoba membantu mereka,†jelas Khairil Anwar yang juga putra Asli Aceh Utara.
Madrasah Tahfiz An-Nur Markaz Yala, Thailand Selatan dikenal dengan madrasah yang mengajarkan pendidikan Alquran dengan metode Hafidz Quran, dan ramai santri asal Aceh yang mengenyam pendidikan al quran madrasah tersebut.
(art/drb)
SHARE:
Editor
:
Berita Terkait
Kejati Sumut: Status BW alias Baron Tunggu Hasil Persidangan Korupsi Smartbord Langkat
Polda Sumut OTT 5 Orang dari Dinas Kominfo Tebingtinggi
Pelantikan TP PKK Medan 2025-2030: Pesan Walikota Jauhkan Gadget dari Dalam Rumah Demi Pendidikan Anak
Heru Mardiansyah Pimpin Forkom IJK Sumut 2026-2027: Kehormatan Plus Tanggung Jawab Berat
Wong Chun Sen Desak Polsek Sunggal Tangkap Pembacok Erwin Dani Sinaga
Dapat Dukungan Kementerian PKP, Program Perumahan di Perbatasan Jadi Prioritas Mendagri dan BNPP
Komentar