Pesan Edy di HUT ke 54 Yonif Raider 100/PS
Artam - Senin, 23 September 2019 12:13 WIB
drberita/istimewa
Gubernur Edy Rahmayadi di acara HUT ke 54 Yonif Raider 100/PS.
DRberita | Ratusan prajurit Batalyon Infanteri Raider 100/PS antusias menyambut kedatangan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam kemeriahan Peringatan HUT ke-54 Pasukan Elit, di Mako Yonif Raider 100/PS, Desa Namu Sira-sira, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sabtu 21 September 2019.
Edy Rahmayadi yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dan menyanyikan lagu berjudul 'Kembali' bersama para pensiunan yang hadir serta tamu undangan. "Saya bernyanyi untuk menghibur kami yang sudah tua-tua ini," kataya.
Acara tersebut dirangkai dengan Reuni Akbar Alumni Prajurit Setia diisi dengan pemotongan nasi tumpeng, penandatanganan prasasti Renovasi Masjid At-Tatwa Yonif Raider 100/PS dan Pintu Wing Yonif Raider 100/PS.
Edy menyampaikan, wilayah Sumatera Utara yang cukup luas dan sumber daya alam yang besar, namun infrastrukturnya yang masih terbatas serta sumber daya manusianya yang masih perlu ditingkatkan kualitasnya merupakan tantangan khusus bagi aparatur di daerah, termasuk prajurit Yonif Raider 100/PS.
Dengan tekad yang kuat dari semua komponen masyarakat di wilayah ini untuk menghadapi semua tantangan yang ada, diyakini akan mampu menjadikan daerah ini maju dan sejahtera.
"Mari kita bergandeng tangan, tetap kompak, menyingsingkan lengan baju untuk bekerja keras bersama-sama meraihkan keberhasilan yang akan mengantarkan Sumatera Utara menjadi provinsi yang maju, aman dan bermartabat," pesan Edy.
Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan tradisi yang sangat positif bagi suatu organisasi, khususnya untuk meningkatkan moril soliditas satuan dalam menghadapi tantangan ke depan juga merupakan evaluasi, intropeksi dan sekaligus mengukur keberhasilan diri, serta mengkaji kekurangan dan kelemahan pelaksanaan tugas di masa lalu.
"Hal ini penting dilakukan oleh setiap organisasi modern untuk dijadikan sumber motivasi dalam meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme dan kinerja satuan di masa mendatang," kata Edy.
Senelumnya, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah mengatakan bahwa suatu kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit Yonif Raider 100/PS dinamakan Prajurit Setia. Karena kesetiaan merupakan hal yang paling mendalam bagi seorang prajurit. "Kata-kata kesetiaan itu merupakan hal yang mendasar bagi prajurit di manapun berada dan bertugas," ucap Fadillah.
Bahkan, kata Pangdam, prajurit jika dibelah dadanya yang keluar adalah kesetiaan. Setia pada Merah Putih, Negaranya, tugas pokoknya dan keluarganya.
"Untuk itu, berbahagialah, dan jaga kehormatan dan kebanggaan yang telah diberikan oleh negara dan bangsa kepada satuan ini, dengan nama Prajurit Setia," katanya.
Edy Rahmayadi yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dan menyanyikan lagu berjudul 'Kembali' bersama para pensiunan yang hadir serta tamu undangan. "Saya bernyanyi untuk menghibur kami yang sudah tua-tua ini," kataya.
Acara tersebut dirangkai dengan Reuni Akbar Alumni Prajurit Setia diisi dengan pemotongan nasi tumpeng, penandatanganan prasasti Renovasi Masjid At-Tatwa Yonif Raider 100/PS dan Pintu Wing Yonif Raider 100/PS.
Edy menyampaikan, wilayah Sumatera Utara yang cukup luas dan sumber daya alam yang besar, namun infrastrukturnya yang masih terbatas serta sumber daya manusianya yang masih perlu ditingkatkan kualitasnya merupakan tantangan khusus bagi aparatur di daerah, termasuk prajurit Yonif Raider 100/PS.
Dengan tekad yang kuat dari semua komponen masyarakat di wilayah ini untuk menghadapi semua tantangan yang ada, diyakini akan mampu menjadikan daerah ini maju dan sejahtera.
"Mari kita bergandeng tangan, tetap kompak, menyingsingkan lengan baju untuk bekerja keras bersama-sama meraihkan keberhasilan yang akan mengantarkan Sumatera Utara menjadi provinsi yang maju, aman dan bermartabat," pesan Edy.
Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan tradisi yang sangat positif bagi suatu organisasi, khususnya untuk meningkatkan moril soliditas satuan dalam menghadapi tantangan ke depan juga merupakan evaluasi, intropeksi dan sekaligus mengukur keberhasilan diri, serta mengkaji kekurangan dan kelemahan pelaksanaan tugas di masa lalu.
"Hal ini penting dilakukan oleh setiap organisasi modern untuk dijadikan sumber motivasi dalam meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme dan kinerja satuan di masa mendatang," kata Edy.
Senelumnya, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah mengatakan bahwa suatu kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit Yonif Raider 100/PS dinamakan Prajurit Setia. Karena kesetiaan merupakan hal yang paling mendalam bagi seorang prajurit. "Kata-kata kesetiaan itu merupakan hal yang mendasar bagi prajurit di manapun berada dan bertugas," ucap Fadillah.
Bahkan, kata Pangdam, prajurit jika dibelah dadanya yang keluar adalah kesetiaan. Setia pada Merah Putih, Negaranya, tugas pokoknya dan keluarganya.
"Untuk itu, berbahagialah, dan jaga kehormatan dan kebanggaan yang telah diberikan oleh negara dan bangsa kepada satuan ini, dengan nama Prajurit Setia," katanya.
Fadillah juga mengingatkan kepada satuan Yonif Raider 100/PS untuk terus menjalin hubungan baik terhadap lingkungan sekitarnya. "Jaga terus hubungan baik ini, karena kehebatan satuan tidak akan ada tanpa dukungan dari semua kalangan sekitar lingkungan satuan," tandasnya. (art/drb)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
CSI Soroti Status Siaga Satu TNI: Ancaman Apa yang Sebenarnya Terjadi di Indonesia?
Trinovi Sitorus Apresiasi Open Tournament Tinju Piala Panglima TNI
Osama Pimpin FKPPI Tanjung Morawa Siap Berkibar Kembali: Ini adalah anak dari TNI
TNI-Polri Geledah Rumah Pembacok Jaksa Kejari Deliserdang, Sempat Pintu Tidak Dibuka
AMSD Dukung TNI Kawal Kejaksaan Bongkar Kasus Korupsi di Seluruh Indonesia
Milenial Cyber Apresiasi Kenaikan Pangkat Kapuspen TNI Brigjen Kristomei Sianturi ke Mayor Jenderal
Komentar