Anggota 7000, FMT Segera Daftar ke Kemenkumham

Tetap Terus Bersama
Redaksi - Kamis, 24 Agustus 2023 17:26 WIB
Anggota 7000, FMT Segera Daftar ke Kemenkumham
Poto: Istimewa
FMT dan P2T Sumut.
drberita.id -Persatuan Perempuan Tashawuf (P2T) dan Forum Majelis Taklim (FMT) Sumatera Utara dilantik pada Rabu 23 Agustus 2023. Ikut juga pengurus tingkat kabupaten kota dan kecamatan.

Pelantikan dilaksanakan di Warung Juragan Aroma, Jalan Karya Dharma, Pangkalan Masyhur, Medan Johor, Kota Medan.

Ketua P2T Kawasan Sumatera yang juga Pembina FMT Sumatera Utara, Dato' Hj Hikmatul Fadhillah SH MM, dalam sambutannya merasa bangga dan senang melihat para anggota ikut terus dalam pengajian yang sudah berusia belasan tahun.

FMT Sumatrra Utara terus bangkit dan berkembang untuk memikirkan umat, agar bisa sama sama mengaji dan berzikir, baik di forum majelis taklim maupun di P2T.

"FMT dan P2T bagaikan dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan. Salut dan bangga sudah 18 tahun forum majelis berdiri dan ini bukan waktu yang singkat, tapi karena niat kita mencari ridho Allah, bukan yang lain lain. Maka alhamdulillah kita tetap terus bersama dan berjalan dari hati ke hati," ujar Hikmatul Fadhillah sambil bertakbir, Allahu Akbar.

Hikmatul Fadhillah mengatakan majelis taklim yang diimpinnya beranggotakan lebih kurang 7000-an jamaah. Dengan jumlah itu akan segera mendaftarkan perkumpulan pengajian tersebut ke Kemenkumham.

"Biarlah dulu kita tertatih tatih, baru kemudian setelah solid kita daftarkan ke Kemenkumham. Kita sambung silaturahmi di forum ini. Ada yang sudah jadi nenek nenek, anaknya ikut dalam forum bahkan cucunya pun ada yang ikut, serta berjuang membesarkan organisasi ini. Kita harus terus bekerja, berjuang untuk Allah dan membesarkan agamanya. Bukan berjuang untuk manusia," jelas Hikmatul Fadhillah.

Pelantikan P2T dan FMT Sumatera Utara juga diisi ceramah ilmiah oleh Dr Salman, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Medan (Unimed). Dalam paparannya, Dr. Salman mengurai semua aspek kehidupan ditinjau dari sisi agama yang perlu silaturahmi dan juga bermakna organisasi. Di dalam organisasi perlu kepemimpinan.

Model kepemimpinan itu sudah Allah gambarkan dalam Alquran, Surah An Naml yaitu kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis. Dalam kisah ini Nabi Silaiman dan Ratu Balqis menentukan suatu keputusan tetap, meminta pendapat dari para pembantunya baru kemudian diputuskan.

"Sebagai ketua harus berkoordinasi dengan pengurus untuk melahirkan keputusan yang kolektif. Kunci organisasi anggap sebagai milik sendiri dan kawan kawan adalah aset. Harus berlandaskan qolbun salim, hati yang bersih, positif thinking. Kalau hati sudah bersih maka organisasi dan KSB berjalan lancar, aman dan bersih," urai Salman.

"Agar organisasi lebih bermutu maka perlu tertibkan organisasi dengan memberi pencerahan, diskusi dan yang lainnya," tutupnya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru