Majukan UMKM di Sumut, Stafsus Menkumham Kolaborasi Dengan PNM

- Senin, 29 Agustus 2022 09:21 WIB
Majukan UMKM di Sumut, Stafsus Menkumham Kolaborasi Dengan PNM
Poto: Istimewa
Bane Raja Manalu
drberita.id | Dalam rangka memajukan UMKM di Sumatera Utara, staf khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu melakukan kolaborasi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Kolaborasi tersebut berkaitan untuk membantu pembinaan dan permodalan, serta membantu perlindungan hukum, sertifikat merek, dan Kekayaan Intelektual.

Hal itu disampaikan Bane Raja Manalu saat melaksanakan sosialisasi Kekayaan Intelektual bagi kaum emak emak PNM Mekar di Hotel Singgie, Kota Tanjungbalai, Sumut, pada Jumat 26 Agustus 2022.
Kegiatan sosialisasi kekayaan intelektual tersebut dihadiri pimpinan PNM Pematang Siantar, Yanri dan kaum emak emak berjumlah 200 orang
BACA JUGA:
Terbaik di Wilayah Sumatera Kalimantan, Bank Sumut Raih Bisnis Indonesia Award
Dalam sosialisasi itu Bane Raja Manalu menyampaikan bahwa, dalam memajukan dan mengembangkan UMKM, Presiden Jokowi telah banyak membuat program, salah satunya adalah dalam membuat perseroan perorangan.

Perseroan perorangan yang dimaksud adalah untuk memudahkan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM sehingga dapat berkembang dan mendapatkan akses permodalan.
"Sama halnya dengan PNM membuat kemudahan untuk memperoleh modal kepada kaum ibu ibu. Tujuannya, agar secara ekonomi kita semakin maju. Jadi kalau ada yang bilang pemerintah tidak peduli, mungkin orang itu tidak tahu apa program dan kemudahan yang dibuat pemerintah untuk masyarakat," ucap alumni lulusan UI itu.

Lebih lanjut dikatakan Bane Raja, Ibu-ibu yang bergabung di PNM Mekar tergolong pintar menghasilkan uang dari usahanya. Oleh karena itu akan lebih baik lagi jika sudah terdaftar kekayaan intelektualnya. Karena dapat dijadikan jaminan ke bank untuk mendapat permodalan.
BACA JUGA:
USU Terima 2.711 Mahasiswa Baru Jalur SMM 2022 dan 171 Mahasiswa Jalur SMM PTN Barat
"Kalau ditanya siapa mau kaya, semua pasti mau kaya. Salah satu cara ingin jadi kaya adalah membuat usaha yang legal. Kemudian berpikirlah membuat merek yang terdaftar. Merek itu perlu didaftarkan agar terlindungi secara hukum. Daftarkan merek lebih awal agar mereknya tidak dicuri orang. Apa pun usahanya, pengusaha harus menyelamatkan nilai dalam usahanya," terang Bane Raja.

Menurut Bane, suatu usaha bisa bertahan lama jika ada nilai yang ditanamankan dalam usahanya. UMKM pun harus naik kelas, dari usaha rumahan harus bisa berkembang hingga menciptakan lapangan kerja baru dan memiliki pegawai.
"Artinya, semua akan berproses, dari pedagang jualan gorengan di sekolah pun bisa dikembangkan. Bagaimana punya gerai gerai baru gorengan di daerah daerah lain, itu yang harus dipikirkan. Kalau ada cerita yang dibangun dalam kuliner gorengan itu, maka nilainya akan naik kelas. Ada inovasi," ungkap Komisaris BUMN Waskita Realty itu.
"UMKM harus naik kelas adalah mimpi kita bersama. Apa pun usaha, kita harus pikirkan bagaimana pasar bisa menerimanya. Harus ada komitmen. Disiplin paling utama. Kalau soal modal, ada PNM yang modali. Asalkan siklus usahanya jelas," pungkas Bane.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru