Pemerintah Kota Medan Rapat Kerja Bahas Rakyat di Hotel Mewah

Redaksi - Senin, 03 Agustus 2026 21:23 WIB
Pemerintah Kota Medan Rapat Kerja Bahas Rakyat di Hotel Mewah
Poto: Istimewa
Raker kerja di The Hill Hotel & Resort Sibolangit.
drberita.id -Pemerintah Kota Medan melaksanakan rapat kerja penyususnan program kerja DPRD untuk tahun 2027. Rapat kerja dilaksanakan di hotel mewah di kawasan Sibolangit, Sumatera Utara, mulai Minggu 2 Agustus 2026.

Raker kerja di The Hill Hotel & Resort Sibolangit, tersebut mengusung tema "Transformasi Fungsi DPRD Kota Medan melalui Penguatan Inovasi dan Digitalisasi Guna Mengawal Akselerasi Pembangunan Kota yang Maju dan Inklusif".

Hadir dalam rapat kerja, itu Walikota Medan Rico Waas bersama pimpinan DPRD, Ketua Wong Chun Sen, Wakil Ketua Rajuddin Sagala, Zulkarnaen, dan Plt Sekretariat Dewan (Sekwan) Erisda Hutasoit.

Sejumlah narasumber yang diundang di antaranya, Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Herie Saksono, Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Fernando H. Siagian, Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Rendy Jaya Laksamana, serta Analis Hukum Ahli Madya Polri Yudi Purnomo Harahap.

Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen pada saat sambutan menegaskan rapat kerja tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh anggota dewan dalam menyusun program kerja tahun 2027, agar mampu menerjemahkan aspirasi masyarakat menjadi agenda pembangunan yang terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi Kota Medan.

Transformasi melalui inovasi dan digitalisasi merupakan bentuk komitmen DPRD Kota Medan dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi publik dengan meninggalkan pola kerja konvensional menuju sistem kerja digital yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

"DPRD harus menjadi lembaga legislatif yang lincah, adaptif, dan mampu memastikan fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan benar-benar menjadi motor penggerak percepatan pembangunan Kota Medan yang maju, inklusif, dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Wong juga mendorong seluruh alat kelengkapan dewan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, memperluas akses pengaduan masyarakat secara real time, melahirkan peraturan daerah yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan investasi berbasis data, serta memastikan setiap perda dapat diimplementasikan secara efektif oleh Pemerintah Kota Medan.

Walikota Medan Rico Waas pun berharap rapat kerja DPRD mampu menghasilkan program kerja yang semakin profesional dan adaptif terhadap tantangan pembangunan daerah.

Rico juga mengatakan sinergi eksekutif dan legislatif menjadi kunci untuk mewujudkan target pembangunan Kota Medan, khususnya peningkatan pertumbuhan ekonomi, kualitas pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan, reformasi birokrasi, serta pembangunan infrastruktur yang merata.

Perkembangan teknologi, lanjut Rico, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik, termasuk melalui penerapan sistem digital, artificial intelligence (AI), serta integrasi satu data Kota Medan.

"Kita harus membangun tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan efisien," katanya.

Rico juga menyoroti sejumlah target pembangunan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti peningkatan pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketimpangan sosial, penurunan emisi gas rumah kaca, penguatan reformasi birokrasi, penanganan banjir, pengembangan ruang publik, perlindungan perempuan dan anak, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Kota Medan berkomitmen memperkuat kemitraan dengan DPRD melalui komunikasi yang terbuka, koordinasi yang erat, serta kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

"Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan DPRD. Setiap persoalan di daerah pemilihan harus segera ditindaklanjuti agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan tepat," katanya.

Sebelumnya, Plt Sekretaris DPRD Kota Medan Erisda Hutasoit melaporkan bahwa rapat kerja DPRD dilaksanakan selama tiga hari, mulai Minggu 2 hingga Selasa 4 Agustus 2026.

Erisda memaparkan rapat kerja bertujuan untuk menyusun Program Kerja DPRD Kota Medan tahun 2027, yaitu mengoptimalkan pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Medan, serta meningkatkan kapasitas kelembagaan DPRD melalui penguatan kompetensi, profesionalisme, dan integritas anggota dewan.

Seluruh pembiayaan rapat kerja tersebut dibebankan pada APBD Kota Medan tahun 2026 melalui DPA Sekretariat DPRD Kota Medan.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru