Anggota DPRD Medan Ungkap Harga Mobil Pemadam Kebakaran
Foto: Istimewa
Aksi memadakan api
drberita.id | Kepala Dinas Pencegah Pemadaman dan Kebakaran (P2K) Pemko Medan, Albon Sidauruk mengatakan jika terjadi kebakaran sebaiknya jangan panik.
"Karena rasa panik akan membuat orang menjadi ceroboh sehingga mengakibatkan kobaran api tidak terkendali," ucap Albon pada sosialisai Perda di Jalan Karya Masjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Medan, Sumatera Utara, Minggu 28 Maret 2021.
Ia mengucapkan terima kasih pada Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor yang laksanakan sosialisasi Perda No. 6 Tahun 2016.
Albon menyinggu soal pembayaran restribusi. Katanya, pembayaran akan menambah pendapatan daerah yang nantinya bisa dikembang untuk pembelian dan perawatan alat pemadam kebakaran.
[br]
Menyikapi ada mobil pemadam disetiap kecamatan, Albon menyatakan idealnya memang sepert itu. Namun lagi-lagi terbatas anggaran.
"Idealnya seperti itu, akan tetapi terbatas anggaran baik itu peralatan maupun SDM. Namun pihak kelurahan berkolaborasi dengan kecamatan dalam pengadaan becak pemadaman sebagai upaya pertama ketika terjadinya kebakaran," ujarnya.
"Kalau semua tersedia pengadaan pemadam untuk pelatihan biar pihaknya saja yang melatih," tutupnya.
Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor mengakui untuk membeli mobil pemadam kebakaran berkapasitas 3,5 ton air harganya bisa mencapai Rp 1,65 milliar.
[br]
Antonius pun mengajak warga agar mematuhi standart pemadaman kebakaran terutama pertokoan, hotel, maupun gedung perkantoran. "Harus menyiapkan alat pemadam api sehingga bisa mencegah terjadinya kebakaran," katanya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
DPRD Medan: Dari Blackout PLN, Warga Berhak Terima Kompensasi 35 Persen
Anggota DPRD Medan Ini Bela Walikota Rico Waas Berobat ke Luar Negeri
Anggota DPRD Medan Respon Aksi GMNI: Pintu Gerbang Rusak dari Uang Rakyat
Serapan APBD Medan Terancam, Kontraktor: Belum Ada Kerjaan yang Jalan
DPRD Medan Marah Bantuan Warga Dipotong Kepala Lingkungan, Camat: Sudah Kita Kasih SP1
DPRD Medan Makan Gaji Buta, Tak Peka Masalah Warga
Komentar