Babak Baru Gugatan Lapangan Merdeka Medan Sebagai Cagar Budaya Nasional, Sikap Pejabat Dipertanyakan

Redaksi - Jumat, 18 April 2025 16:32 WIB
Babak Baru Gugatan Lapangan Merdeka Medan Sebagai Cagar Budaya Nasional, Sikap Pejabat Dipertanyakan
Poto: Istimewa
Laoangan Merdeka Medan.
"Apakah Lapangan Merdeka tidak memenuhi syarat sebagai Cagar Budaya Nasional? Mengapa belum ada proses penetapan, bahkan setelah masyarakat mengingatkan," katanya.

Tim hukum menilai Majelis Hakim keliru dalam pertimbangan hukum dan tidak memperhatikan bukti bukti sah yang telah diajukan. Mereka berharap Mahkamah Agung dapat melihat persoalan ini secara utuh dan lebih mendalam, bukan sekadar dari sisi formalitas.

Merespon alasan utama pengajuan kasasi, Tim 7 mengatakan hal itu merupakan bentuk pertahanan atas identitas sejarah bangsa. Lapangan Merdeka Medan memiliki signifikansi historis yang setara dengan lapangan serupa di Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan kota lainnya yang menjadi saksi awal kemerdekaan Indonesia.

"Ini bukan sekadar lapangan, ini situs proklamasi. Kita punya ratusan Lapangan Merdeka, tapi hanya ada delapan yang historis dalam konteks kemerdekaan RI," ujar Miduk Hutabarat, Koordinator Tim 7 didampingi pendiri Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Peduli Lapangan Merdeka Medan - Sumut, Burhan Batubara dan Meuthia F Fadila.

Miduk juga menyoroti ironi dari ketidakterlibatan aktif para pejabat pemerintah dalam upaya pelestarian sejarah. Padahal, sesuai Undang Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, pejabat negara memiliki tanggung jawab untuk melindungi dan melestarikan situs situs bersejarah.

Tim 7 mengajak media untuk menggali dan mengkonfirmasi pandangan para pejabat terkait tuntutan masyarakat atas Lapangan Merdeka Medan sebagai Cagar Budaya Nasional. Mereka pun berharap media bisa menjadi jembatan publik untuk mengetahui posisi resmi para pemangku kepentingan, serta mendorong akuntabilitas dalam pengambilan kebijakan.

"Apakah mereka setuju bahwa Lapangan Merdeka layak menjadi Cagar Budaya Nasional? Atau justru mereka tidak ingin sejarah kota ini diakui secara nasional?," pungkas Miduk.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru