Didesak Buruh, DPRD Sumut Teken Penolakan Kenaikan Harga BBM

- Selasa, 06 September 2022 19:59 WIB
Didesak Buruh, DPRD Sumut Teken Penolakan Kenaikan Harga BBM
Poto: Istimewa
Massa buruh di DPRD Sumut
drberita.id | Aksi ratusaan massa dari Partai Buruh Sumut yang menolak kenaikan harga BBM mendapat dukungan langsung dari Ketua dan Anggota DPRD Sumut.

Hal tersebut diketahui usai delegasi aksi Partai Buruh Sumut memasuki gedung dewan yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Baskami Ginting, didampingi Wakil Ketua Misno Adsyahputra, Jumadi, Harianto, Abdul Rahim.

Delegasi buruh dalam pertemuan mendesak DPRD Sumut mengirimkan surat dukungan tuntutan rakyat Sumut yang menolak kenaikan harga BBM secara resmi kepada Presiden Joko Widodo, langsung dikabulkan oleh Ketua dan Anggota DPRD Sumut.
"Pada prinsipnya kami DPRD Sumut juga mendukung, menolak kenaikan harga BBM yang disampaikan oleh para pengunjuk rasa, kami akan segera menyurati Presiden RI dan menembuskan ke DPR RI aspirasi rakyat Sumut ini," ujar Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting di Aula Rapat DPRD Sumut, Selasa 6 September 2022.
Baskami menambahkan, semua tuntutan masyarakat yang aksi pada hari ini muaranya ada di Nasional (pusat), pihaknya hanya bisa meneruskan apa yang menjadi harapan masyarakat khususnya Sumatera Utara.
BACA JUGA:
Partai Demokrat Bebaskan Pengurus, Dewan, dan Kader Ikut Aksi Tolak Kenaikan BBM
"Nanti kami akan lampirkan surat tuntutan dari saudara buruh, semoga dapat menjadi pertimbangan bapak presiden Jokowi, ditunggu saja suratnya hari ini kami tandatangani dan kami krim langsung ke Presiden RI," pungkas Baskami.

Atas respon tersebut, Ketua Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo yang mempin aksi massa dan bertemu langsung dengan Baskami Ginting menyampaikan apresiasinya atas dukungan para wakil rakyat Sumut ini.

Willy berharap pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden RI, dapat menyahuti tuntutan rakyat Indonesia, ia juga mengancam apabila tuntutan para buruh tidak disahuti maka pihaknya mengelar aksi secara terus menerus.
"Jika tuntutan tidak dipenuhi, maka kami akan terus menerus aksi dan membawa massa aksi lebih banyak lagi dari hari ini," tandas Willy yang juga merupakan Aktivis buruh dari FSPMI Sumut.
BACA JUGA:
Demokrat: Kenaikan BBM Tidak Tepat di Tengah Pemulihan Ekonomi Rakyat Akibat Pandemi Covid-19
Dalam aksinya Partai buruh mengusung 4 poin tuntutan yakni agar pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM keharga semula, cabut UU Cipta Kerja, Naikan Upah Buruh 15 % dan turunkan harga sembako,

Aksi Partai Buruh Sumut yang juga tergabung didalamnya elemen rakyat seperti Serikat Pekerja Serikat Buruh, Petani, Nelayan, Komunitas Ojek Online ini menggelar orasinya didepan Kantor DPRD Sumut sekira pukul 11.00 WIB, massa aksi terlihat membubarkan diri usai menerima surat resmi dukungan dari Ketua DPRD Sumut yang ditujukan kepada Presiden RI sekira pukul pukul 16.00 WIB.
Aksi ini juga mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisan dari Polrestabes Medan.

SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru