Komunitas Peci Biru: Moeldoko Lebih Baik Fokus Bantu Jokowi
Foto: Ilustrasi
Komunitas Peci Biru
drberita.id | Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko diminta fokus membantu Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi dalam mengatasi problem ekonomi, kesehatan masyarakat dan utang negara.
"Ketimbang mengurus intern partai lain, lebih baik Pak Moeldoko mengurus jalannya pemerintahan Jokowi. Tak elok rasanya kalau yang diurus masih banyak, tapi malah ngurusi yang bukan tugasnya," tegas Ketua Komunitas Peci Biru Kota Medan, Risdianto dalam keterangan tertulis, Selasa 9 Februari 2021.
Risdianto yang didampingi Sekretaris Peci Biru Chairil Huda, bendahara Umum Heri Siswan Sinaga melanjutkan, Moeldoko diminta mencari jalan keluar dalam hal problem ekonomi masyarakat di masa pandemi ini.
"Terlebih lagi para pelaku UKM, bagaimana mereka bisa lebih berdaya di masa pandemi ini. Ayo pak, cari jalan keluarnya, daripada ngurusi partai lain," ketusnya.
Apalagi, sambung Risdianto, Moeldoko di berbagai kesempatan juga sering menjelaskan bahwa KSP memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam membantu kerja Presiden dan Wakil Presiden. Terlebih lagi di masa pandemi saat ini.
"Sudahlah pak, jangan urusi yang lain, urus saja kerjaan bapak yang begitu sangat besar," tandasnya.
Sebagaimana yang diketahui, kerja keras, cepat dan tepat untuk menanggulangi persoalan yang ada.
Isu upaya kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat kian heboh. Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko dituding sebagai salah satu pelakunya. Bahkan, Jenderal TNI Purnawirawan itu juga mengakuinya.
art/drb
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
KPK Jangan Takut Periksa Lokot, Partai Demokrat Tidak Pernah Lindungi Kader Terlibat Korupsi
Sambut HUT Demokrat ke 22, Raja Zulham Hasibuan Gelar Aksi Jumat Berkah di Medan Deli
Anies Batal Dengan AHY, SP Punya Kerja ke Cak Imin
Ulama, Habaib dan Tokoh Masyarkat Madura Dukung Anies-AHY di Pilpres 2024
Putusan PK Moeldoko Membangun Demokrasi
Hari Ulang Tahun, AHY Luncurkan Buku Tetralogi Transformasi Perjalanan Hidup
Komentar