Politikus Demokrat: Bhakti Nelayan Momentum Pengembangan Potensi Laut

- Sabtu, 08 Mei 2021 02:33 WIB
Politikus Demokrat: Bhakti Nelayan Momentum Pengembangan Potensi Laut
Foto: Istimewa
Haja Nuraini.
drberita.id-BANTEN | Anggota Komisi 4 DPR RI, Haja Nuraeni melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Serang-Banten, dalam bhakti nelayan, Kamis, 6 Mei 2021. Kegiatan tersebut dihadiri Staff KKP serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten dan Kepala PPN.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap mitra kerja di komisi 4 yaitu Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) untuk mendengar dan melihat langsung program yang telah dan akan dilakukan oleh KKP khususnya di PPN Karangantu Kota Serang Provinsi Banten.


Politikus Demokrat ini menuturkan bahwa bhakti nelayan merupakan momentum untuk menjalin sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk pengembangan potensi laut di Provinsi Banten.


"Ini merupakan momentum tepat agar nantinya pemerintah pusat (KKP) bisa bersinergi dengan daerah dalam rangka pengembangan potensi laut di Banten," kata Nuraeni.

"Memang potensi laut yang ada di Provinsi Banten ini cukup besar, sehingga pemerintah pusat bisa melirik ke Banten dan membantu anggarannya untuk masyarakat pesisir laut yang ada di Banten," sambungnya.
Selain potensi perikanan, Nuraeni juga mengatakan bahwa masih banyak potensi laut lain yang ada di Banten, seperti wisata dan kuliner khas yang berasal dari olahan ikan.

"Kita tahu selain potensi perikanan ada potensi lain di Banten yang tidak kalah hebat seperti wisata, misal pantai gope, pantai lima dan lain-lain. Potensi kuliner khas juga tidak kalah hebat banyak sekali olahan ikan yang bisa jadi potensi kuliner seperti bontot dan cucuar," jelas wanita asli Banten ini.

Tidak hanya kunjungan kerja, pada kegiatan tersebut juga dibagikan 1.000 sembako untuk masyarakat Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang yang hadir pada kegiatan itu.


"Penduduk Provinsi Banten ini berjumlah 1, 3 juta jiwa tercatat 30.750 sebagai nelayan, dari 30.750 ribu ini 92 persen termasuk kategori nelayan kecil," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Eli Susiyanti.


Mengapa demikian, lanjut Eli, karena para nelayan di Banten masih memakai kapal kecil yang hanya mampu memuat sedikit bahan pokok. "Dan apabila fasilitasnya terpenuhi baik perahu atau bahan pokok itu akan berdampak pada peningkatan produktifitas nelayan," ucapnya.

SHARE:
Editor
: Artam
Sumber
: Rilis
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru