PT. Socfindo Dituding Penyebab Banjir Aek Kanopan
Poto: Darrenz
Banjir di Aek Kanopan.
drberita.id | Perusahaan perkebunan PT. Socfindo Kebun Aek Loba dituding sebagai penyebab terjadinya bencana banjir di Kota Aek Kanopan dan sekitarnya, yang terjadi sepekan lalu.
Tudingan ini dilontarkan sejumlah pihak, termasuk Komisi B DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), saat rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar di ruang Bamus, Jumat, 11 November 2022.
Dalam RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi B, Mufti Ahmad Dalimunthe, tampak sejumlah anggota dewan menyampaikan protes terhadap perusahaan perkebunan modal asing tersebut. Umumnya mereka mendesak perusahaan asal Belgia itu segera mengambil solusi agar bencana banjir ini tidak terjadi lagi di masa depan.
Terungkap, pasca banjir, sejumlah anggota Komisi B DPRD Labura langsung menginvestigasi dan turun ke lapangan untuk mencari tahu penyebab banjir yang tergolong besar itu. Hasilnya, Komisi B menemukan bahwa PT. Socfindo Aek Loba adalah salah satu penyebab terjadinya bencana banjir tersebut.
Temuan Komisi B, PT. Socfindo Aek Loba terkesan lalai dan abai, karena telah dengan sengaja mengalirkan air dari areal kebunnya ke sebuah sungai yang hilirnya melintasi sejumlah kawasan permukiman di Kelurahan Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara. Tindakan ini diyakini telah memperparah keadaan saat banjir merendam wilayah Kota Aek Kanopan dan sekitarnya.
BACA JUGA:
Bupati Hendriyanto: Memajukan Labura Diperlukan Kesamaan Persepsi
Dituduh sebagai penyebab banjir, managemen PT. Socfindo Aek Loba, tidak menampiknya. Pengurus (manager) PT. Socfindo, Dasit Situmorang, menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan segera melakukan perbaikan.
"Akan segera kita lakukan kajian dan tidak akan mengalirkan air lagi ke sungai yang bermuara di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara," ujar Dasit Situmorang.
Turut hadir dalam RDP, Camat Kualuh Hulu Panji Asmara SSTP, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Isgunarko, Lurah Aek Kanopan Timbul Hasibuan, Lurah Aek Kanopan Timur Ibrahim Nur Sitompul dan sejumlah masyarakat korban banjir.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Masalah Banjir Rob di Belawan Tidak Kunjung Tuntas Bisa Picu Pemekaran Medan Utara
Kemenag Apresiasi FOZ Sumut Bantu Korban Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumatera
DDW Salurkan RUMTARA Bagi Warga Terdampak Banjir di Tapsel
Karyawan Muslim Hermina Salurkan Donasi Banjir Sumut Rp.12,9 Juta Melalui Dompet Dhuafa Waspada
Kisah Bocah Penyintas Banjir Aceh: Terima Kasih Ya, Om
Dompet Dhuafa Waspada Salurkan Bantuan ke Penyintas Banjir di Daerah Terisolir Gayo Lues
Komentar