Rektor UIN: Pesan Kabareskrim Soal Jaga Persatuan Hal yang Penting
Jangan Jadi Alat Politik
Redaksi - Jumat, 16 Juni 2023 16:50 WIB
Poto: Istimewa
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar.
drberita.id -Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar, menilai pesan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang meminta seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan bangsa sangatlah penting. Terlebih, menjelang kontestasi Pemilu Serentak 2024 mendatang.
"Tentu pesan itu sangat penting ya dalam konteks isu SARA untuk kita menjaga (persatuan), khususnya dalam menjelang Pemilu 2024 nanti," ungkap Asep kepada wartawan, Jakarta, Kamis 15 Juni 2023.
Mengenai isu Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan (SARA), menurut Asep, memang bisa menjadi hal yang berbahaya jika dijadikan alat politik oleh kelompok tertentu yang memang dengan sengaja ingin membenturkan kelompok satu dengan kelompok lainnya, atau menganggap kelompoknya lebih baik dari yang lain.
"Setiap orang punya background, punya latar belakang, punya organisasi itu pasti iya. Tapi ketika dia melakukan stigmatisasi kelompok lain dan menganggap bahwa dirinya paling baik atau bahkan melakukan suatu black campaign untuk menggolkan dirinya, nah ini sangat berbahaya," ujarnya.
Di samping itu, Asep mengatakan, Pemilu Serentak 2024 adalah suatu kontestasi politik yang berbeda dengan pemilu sebelumnya. Sebab, menurut Asep, Pemilu 2024 adalah era pemimpin baru karena kepemimpinan Presiden Jokowi sudah selesai.
"Kemudian ada calon baru yang mungkin dianggap pas, sehingga pikirannya bukan hanya satu periode tapi dua periode, maka ini menjadi sesuatu dalam tanda kutip bisa riskan, karena ada kelompok tertentu ingin berjuang untuk merebut kepemimpinan, karena (posisi) presiden strategis sekali, itu harus dijaga terkait dengan independensinya," katanya.
Asep juga berpesan hal yang seperti Kabareskrim, yakni menjaga persatuan dengan tidak menggunakan politik identitas sebagai alat politik untuk menjatuhkan sesama anak bangsa.
"Ada tokoh masyarakat, akademisi, masyarakat sipil, harus betul betul menjaga ini. Jika ini kita jaga bersama, rawat bersama, maka Pemilu 2024 akan berhasil dengan baik," ungkapnya.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan bangsa dengan tidak bermain-main dengan isu SARA.
Hal itu disampaikan Agus saat menerima kunjungan Pengurus Forum Cendekiawan Melanesia Republik Indonesia (Forkamri) beberapa waktu lalu. Ketua Umum Forkamri, Albert Hama, menyampaikan bahwa arahan ini sangat relevan dan kontekstual.
"Tentu saja ini karena pengalaman dan amanah beliau melalui pengalaman selama ini bahwa Indonesia rentan terpecah belah karena isu-isu SARA. Bagi kami ini pesan sangat positif yang perlu selalu diingatkan. Kami tentu ingin jadi bagian yang tidak menjadi peniup isu SARA itu di masyarakat," ujarnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
GPA 66 Lahir Untuk Kawal Keutuhan dan Persatuan NKRI
RPN Imbau Kaum Nasionalis Terlibat Gerakan Persatuan Nasional
Satma AMPI Desak Polda Sumut Tangkap Bos Judi Online di KMCM dan Pasar 7 Helvetia
Penghujung Ramadhan, DPW Persatuan Batak Islam Safari Dakwah ke Datuk Tanah Datar
Tim Safari Dakwah DPW Persatuan Batak Islam Sumut Ikhtikaf di Masjid Nurul Huda Humbahas
DPW Persatuan Batak Islam Sumut Safari Dakwa di Kabupaten Samosir
Komentar