Satma AMPI: Kadis PUPR Batubara Banyak Cakap!

- Rabu, 15 Juli 2020 19:56 WIB
Satma AMPI: Kadis PUPR Batubara Banyak Cakap!
Foto: Istimewa
Median jalan di Kecamatan Tanjung Tirim yang tak juga diperbaiki Dinas PUPR Batubara.
drberita.id | Median jalan di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, sampai saat ini Rabu 15 Juli 2020, tak kunjung juga diperbaiki Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR). Median jalan yang rusak dijanjikan selesai sebelum lebaran.

Namun faktanya tidak juga. Alasannya terkendala adanya pandemi Covid-19. Perbaikan katanya bergeser pada Juli 2020, tetapi sampai saat ini median jalan masih saja terlihat rusak dan kumuh.



Ketua Satma DPD AMPI Batubara Syahnan Afriansyah menilai Kadis PUPR Kabupaten Batubara Khairul Lubis obral janji dan terkesan banyak cakap. "Kadis PUPR Batubara banyak cakap! terlalu berleha-leha, seakan tidak memikirkan keselamatan masyarakat pengguna jalan," katanya.

Baca Juga: Kepada Tim Wasrik, Kapolda Sumut Ungkap 200 Kg Sabu dan Kasus Rekayasa Begal

Syahnan berujar, pernyataan Kadis PUPR Batubara tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Sebab, pembangunan median jalan sebelumnya telah direncanakan dibangun sebelum lebaran sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di hari raya, namun faktanya tidak terlaksana.

Lanjut Syahanan, terus karena adanya Covid-19, Kadis PUPR juga menyampaikan akan kembali mengerjakan median jalan di bulan Juli. Dan ini sudah hampir memasuki akhir bulan Juli, tapi belum ada tanda-tanda akan dikerjakan.



"Jangan sampai masyarakat Batubara beranggapan Kadis PUPR banyak cakap," ucapnya.

Syahnan juga mengatakan, pembongkaran median jalan yang dilakukan sangat merugikan dan meresahkan masyarakat sekitar, karena dampak dari pembongkaran median jalan apabila cuaca kemarau akan menimbulkan debu yang bertebaran, dan apabila hujan menjadi genangan air tempat nyamuk berkembang biak.

Baca Juga: Pengacara HH Kembali ke Polrestabes Medan Padahal Sudah Bebas

"Jangan sampai masyarakat harus menanggung dosa Dinas PUPR dengan mengidap penyakit inpeksi saluran pernafasan (ISPA) dan kalau musim hujan akan menjadi sarang nyamuk, artinya penyakit demam berdarah dan malaria akan mengancam masyarakat Tanjung Tiram," tegas Syahnan.



Terkahir penegasan Syahnan, apabila pembangunan median jalan ini tidak cepat diindahkan, dan berdampak pada kesehatan dan keselamatan masyarakat Tanjung Tiram, maka Satma DPD AMPI Batubara tidak segan-segan akan menyampaikan aspirasi secara terbuka.



(art/drb)

SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru