Warga Kota Medan Lawan Pemilu Curang 2024 Depan Istana Maemon
Simbol Perlawanan Kepada Penyelenggara
Artam - Jumat, 26 Januari 2024 18:39 WIB
Poto: Muhammad Artan
Lawan Pemilu Curang 2024 di Kota Medan.
drberita.id -Deklarasi Lawan Pemilu Curang 2024 berlangsung meriah di depan Istana Maemon Medan, Jumat 26 Januari 2024. Ribuan tanda tangan warga pun tertulis di kain putih sepanjang 20 meter lebih.
Aksi deklarasi Lawan Pemilu Curang 2024 tersebut diprakarsai oleh sejumlah tokoh pergerakan, di antaranya Azhari Sinik, Sahat Simatupang, Yan Max, Gandi Parapat, Abel Sirait, Arief Tampubolon, Osril Limbong, Yusuf Tambunan, Safar Sikumbang, dan lainnya.
Setelah menyampaikan pernyataan sikap Lawan Pemilu Curang 2024, Koordinator Aksi Azhari Sinik membuat tanda tangan di kain putih sepanjang 20 meter lebih diikuti oleh lainnya.
Tak sampai di situ, warga pengendara mobil dan sepeda motor yang melintas pun terlihat berhenti dan ikut membubuhkan tanda tangan di kain putih panjang. Tampak jalan di depan Istana Maemon terlihat sedikit macat.
Orasi Lawan Pemilu Curang 2024 pun terus bergulir dari para tokoh pergerakan secara bergantian. Mulai dari Osril Limbong, Sahat Simatung, berlanjut ke Yusuf Tambunan.
Kemudian, Gandi Parapat, Safar Sikumbang, hingga 1 jam lebih orasi tak berhenti, dan mengajak warga Kota Medan ikut melawan Pemilu Curang 2024.
Salah satu poin yang disampaikan para orator yaitu perangkat pemerintah mulai TNI, Polri, PNS, hingga camat, lurah, dan kepala lingkungan harus bersikap netral di Pemilu 2024.
Orator pun mengimbau agar warga Kota Medan untuk tidak golput atau tidak memilih pada 14 Februari 2024. Alasan yang sampaikan para orator, karena hal itu bisa membantu kecurangan terjadi pada pemilu 2024.
Azhari Sinik kepada wartawan mengatakan, pada Senin 29 Januari 2024 nanti, kain putih sepanjang 20 meter lebih yang bertuliskan tanda tangan warga Kota Medan akan diantar ke Bawaslu Sumut.
"Senin depan akan kita antarkan kain putih panjang ini ke Kantor Bawaslu Sumut, agar mereka paham aksi lawan pemilu curang ini sebagai simbol perlawanan bagi penyelenggara," tegas Azhari Sinik.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Wong Chun Sen Bawa Aspirasi Mayarakat Medan ke BAN DPR RI
Ketua DPRD Medan Minta Penegak Hukum Usut Kelangkaan BBM
Kontraktor Minta KPK Periksa Perubahana Judul Pekerjaan Dinas SDABMBK Medan
Ketua DPRD Kota Medan Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026
Jembatan Jalan di Medan Jadi Lapak Dagangan, Camat Bantah Terima Setoran
Pemuda Pancasila Bagikan 1000 Paket Jumat Berkah di Titi Kuning Medan
Komentar