Masyarakat Tanjungbalai Demo Malam ke Kantor PLN
Poto: Istimewa
Massa mendatangi kantor PLN Tanjungbalai.
drberita.id | Massa mengatas namakan Masyarakat Kota Tanjungbalai geruduk Kantor PLN, Selasa 8 November 2022, malam sekira pukul 23:00 wib. Aksi masa ini bermula dari ketidakpropesionalan PLN Tanjungbalai terhadap jadwal pemadaman listrik yang ditentukan dari pengumuman publik melalu pesan whatapp.
Pemadaman listrik dengan judul pemelihara berskala dimulai dari pukul 8:00 wib sampai dengan pukul 16:00 wib, meleset dari jadwal. Pemadaman listrik terjadi berjam-jam lamanya, sampai pukul membuat masyarakat geram.
Pantauan di lapangan, salah satu massa aksi Feri meyesalkan sikap PLN yang selalu memberikan alasan tak masuk akal ketika pemadaman listrik terjadi di Kota Tanjungbalai.
"Sering terjadi dengan alasan pemeliharaan, pohon tumbang, tesangkut binatang, trapo rusak, kondisi cuaca buruk, dan lain sebagainya ini merupakan alasan yang dibuat-buat, dan tidak masuk akal," ucap Feri.
Menurut Fery, listrik menjadi kebutuhan sakral buat masyarakat, sehingga PLN jangan semena-mena melakukan pemadaman.
BACA JUGA:
Waris Lantik 16 Pejabat Eselon II, Ini Daftarnya
"Berapa banyak masyarakat dirugikan akibat dampak dari pemadaman listrik ini. Sudah terjadi kenapa alasannya itu itu aja, padahal negara menyiapkan anggaran trliunan untuk perbaikan PLN, namun kenyataannya bukan makin membaik, malah semakin buruk. Seharusnya zaman sekarang ini tidak ada lagi pemadam listrik," ucapnya.
Manager PLN Kota Tanjungbalai yang baru dinilai tidak becus, sehingga masyarakat meminta Direktur PLN Regional Sumut menyopot Manager PLN Tanjungbalai.
Selama setengah jam berorasi, massa yang ingin bertemu langsung dengan Manager PLN tidak berhasil. Petugas keamanan kantor PLN Tanjungbalai menyatakan manager sedang berada di luar kota.
Salah satu pegawai PLN bidang pemeliharaan Purba akhirnya yang menerima aspirasi massa. Beliau menyatakan permohonan maaf karena terjadi pemadaman listrik. "Tim kami sedang bekerja di lapangan untuk melakukan percepatan pemulihan," ungkapnya.
BACA JUGA:
Hinca Panjaitan Minta Penegak Hukum Periksa PT. Delimas Suryakannaka di Tanjungbalai
Sambung seorang nassa aksi, Madhi mengatakan sekarang tidak lagi zamannya penjajahan belanda, ini sudah merdeka jangan lagi dibodoh-bodohi masyarakat, masyarakat sekarang sudah cerdas.
Karena tidak puas dengan pernyataan pegawai PLN Purba, massa ingin dijadwalkan bertemu langasung dengan Manager PLN pada Rabu, dan massa pun membubarkan diri dengan tertib.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Saksi Tergugat ESDM Perkuat Dalil Gugatan SP PLN di Sidang Lanjutan RUPTL 2025-2034
ASN dan Warga Kota Tanjungbalai Bisa Dapat Rumah Subsidi 677 Unit Dengan Uang Muka 1 Persen
Harga Token Listrik PLN Sengat Ekonomi Rakyat Hingga 35 Persen
Presiden Prabowo Dapat Fukungan IWO Kirim KPK dan Kejagung Masuk ke BUMN, Teuku Yudhistira: Utamakan PT. PLN
2024 Utang Melonjak, PLN Sewa Pembangkit Listrik 10 Bulan Sampai Rp. 50 Triliun Lebih
Forkom SP BUMN Bertemu Ceo Danantara, Abrar Ali: Perjuangan ini menjadi bukti nyata
Komentar