Konsorsium Mafia Pengoplos Gas Terdeteksi Berpindah-pindah Lokasi di Kota Medan
Redaksi - Sabtu, 16 Agustus 2025 15:29 WIB
Poto: Ilustrasi
Gas oplosan.
Subsidi gas ini ternyata besar, dan menjadi persoalan yang kursial. Sebab, pemerintah selalu menggaungkan wacana yang dibalut dengan kata 'subsidi' ketika berbicara pajak.
"Kalau begini siapa yang menikmati subsidi ini? Ya, mafia kan? Dan jangan disalahkan kemudian jika terjadi chaos seperti di Kabupaten Pati, Jateng," kata Thaib Siahaan.
Ia pun menjelaskan beberapa waktu lalu, aparat hukum menggerebek salah satu gudang transfusi di Daerah Marelan. Dari lokasi itu diamankan delapan orang dan telah menetapkannya menjadi tersangka.
Tetapi, hingga saat ini ke delapan tersangka itu seperti hilang ditelan bumi. Begitu juga dengan bos tersangka juga tidak pernah tersentuh oleh aparat hukum.
"Kami curiga, jangan jangan aparat penegak hukum juga terlibat atau justru merekalah pelaku sesungguhnya? Soal kasus ini, kejaksaan harus transparan kepada publik karena penggerebekan saat itu pihak kejaksaan hadir di lokasi," jelasnya.
Thaib Siahaan kemudian mengultimatum para konsorsium itu agar segera berhenti beraktifitas, meskipun sudah sempat memindahkan lokasi atau gudang pengoplosannya.
"Jika tidak, kami akan memobilisasi massa untuk mengepung lokasinya karena kami sudah mengetahui alamat gudangnya. Termasuk yang ada di Jalan Pancur Siwah dan Jalan Bungan Ncole Kecamatan Medan Selayang. Sebab, di daerah ini sama sekali belum tersentuh hukum," katanya.
SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Kasus Lingkungan Hidup di Kota Medan Menjadi Sorotan, HIMMAH: Rico Waas Dianggap Gagal
Kejuaraan Balap Sepeda, Kadispora Medan: Lahirnya Atlet Berprestasi Membutuhkan Komitmen
Sojamsu: Londo Ireng Tak Ada di Medan
BNN Tangkap 5 Tersangka Pod Vape Narkotika di Medan dan Deli Serdang yang Bahanya dari Kamboja
Makin Seru, Bukan Hanya Desmon, Nama Jefri Juga Muncul di Proyek Pengadaan LPJU Kota Medan
Dampak Proyek BRT Metropolitan Mebidang, BUMN PP Tanam Ribuan Pohon di Kota Medan
Komentar