Konsorsium Mafia Pengoplos Gas Terdeteksi Berpindah-pindah Lokasi di Kota Medan
Redaksi - Sabtu, 16 Agustus 2025 15:29 WIB
Poto: Ilustrasi
Gas oplosan.
"Karena ulah para mafia gas ini PPn naik 12 persen dan diikuti sejumlah barang lainnya termasuk PBB, kita lihat di Kabupaten Pati, terjadi aksi besar-besaran karena kenaikan pajak 250 persen. Mafia pengoplos gas ini harus bertanggungjawab," sambungnya.
Thaib Siahaan juga meminta PT. Pertamina agar lebih berhati-hati menyalurkan LPG 3 Kg.
"Kami meminta Kapolda Sumut Irjen Wisnu supaya jangan mandul dan takut pada mafia pengoplos gas ini, agar tidak menjadi fitnah," pungkasnya.
SHARE:
Editor
: Redaksi