Polisi "Ciut" Tertibkan Parkir Liar di Kota Padangsidimpuan
Arif
Parkir liar di Kota Padangsidimpuan
drberita.id | Polisi jangan tinggal diam melihat parkir liar yang ada di seputaran Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Harus diamankan dan tertibkan.
"Titik parkir di Kota Padangsidimpuan belum ada yang jelas, berapa titik penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ucap Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan periode 2014-2019, Hasan Sipahutar, Jum'at 16 April 2021.
Polisi harus sikat oknum petugas parkir yang tidak resmi, dan mendalami sistem perparkirnan yang juga terjadi dan Jalan Nasional. "Begitu juga rambu parkir tidak jelas tata letaknya, kemudian ada kutipan parkir," ucap Hasan.
Hal ini perna dilakukan AKBP Hilman Wijaya ketika menjabat Kapolres Padangsidimpuan. "Beliau sikat itu parkir liar yang tidak resmi, mengapa parkir kembali menjamur dan sengaja dibiarkan," sambungnya.
[br]
Beberapa kali diskusi bersama Walikota Padangsidimpuan, beliau menyampaikan bahwa dinas terkait tidak transparan dan banyak titik parkir yang jadi masalah, dan dianggap liar.
Sebaiknya polisi melakukan penindakan dan transparan menyampaikan ke masyarakat titik-titik parkir resmi dan tataletaknya. Jika dinas terkait tidak dapat mengimplementasikan arahan kepala daerah.
"Tidak perlu ada laporan jika kepolisian bisa melakukan tindakan yang jelas dan terukur berdasarkan undang-undang, jangan biarkan pungutan liar dibebaskan dan polisi jangan ciut," harap Ketua DPC PPP Padangsidimpuan ini.
Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan Parsaulian Lubis menyayangkan masih maraknya parkir liar tanpa kejelasan dari dinas terkait, mana saja zona titik parkir dan mana tanda parkirnya. Dinas harus menjelaskan jangan sampai visi misi walikota tidak sejalan dengan dinas terkait yang mengaturnya.
[br]
Parsaulian juga meminta kepada Dinas Perhubungan tegas dan transparan dimana titik lokasi, dari jam berapa dilakukan kutipan resmi, dan dimana kantong parkir resmi dan berapa banyak kantong parkir liar atau tidak resmi.
"Semuanya harus jelas, biar masyarakat dan warga pendatang yang singgah ke Kota Padangsidimpuan melihat sistem parkirnya jelas," kata Parsa.
Menanggapi polisi "ciut" menertibkan parkir liar, Parsa mengatakan tidak perlu ciut atau takut selama aturan jelas dan tegas agar tidak muncul aksi premanisme dan pungutan liar atay pungli. Maka silakan saja parkir liar itu diterbitkan.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Milenial Cyber Apresiasi Irjen Pol Whisnu Hermawan Berantas Narkoba dan Premanisme di Sumut
Dugaan Korupsi Dinas Perhubungan Sumut Menguap, Desak Bobby Evaluasi Pejabat Bermental Korup
Walikota Medan dan Kepala Dinas Perhubungan Dapat 8 Tindakan Korektif dari Ombudsman
Polda Sumut OTT Pegawai Dishub Padangsidimpuan
Harga Bahan Pokok Naik Dipicu Aksi Pungli Premanisme
Buntut Tabrakan Maut Sekip Medan, Aktivis 98 Desak Polisi dan Dishub Tes Narkoba Berkala Sopir Angkot
Komentar