Warga Binaan Lapas Pemuda Tanjung Pura Kritis Diduga Korban Sodomi

Pantat dan Dubur Infeksi Bernanah
Redaksi - Senin, 13 Maret 2023 11:41 WIB
Warga Binaan Lapas Pemuda Tanjung Pura Kritis Diduga Korban Sodomi
Poto: Istimewa
Muhammad Mustaqim di rumah sakit.

drberita.id -Muhammad Mustaqim mengaku berulang kali disodomi dan dianiaya oleh sesama warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)Kelas 3 Pemuda, Tanjung Pura, Langkat.

Dikutip siberindo.co, Senin 13 Maret 2023, kondisi tubuh Mustaqim pun kini terlihat semakin kritis. Badannya sangat kurus dengan penuh infeksi di pantat dan duburnya.

Kondisi Mustaqim tersebut disampaikan ayahnya Abdul Halim Nasution kepada pengacara Ibeng Syafrudin Rani. Halim pun sangat terpukul dengan kondisi anaknya yang krisis kesehatan itu.

Muhammad Mustaqim ditangkap polisi pada 31 Oktober 2021, oleh Polres Pelabuhan Belawan. Dalam persidangan ia divonis 3 tahun penjara akibat kasus pencurian. Pemuda berusia 23 tahun inipun telah menjalani hukuman 1 tahun 4 bulan. Saat ditangkap Mustaqim masih berusia 22 tahun, tergolong masih muda.

"Ia (Mustaqim) waktu ditangkap terbilang masih muda. Awalnya ia ditahan di Rutan Labuhan Deli, namun tak tahu apa alasannya dipindahkan ke Lapas Pemuda Tanjung Pura, yang jauh dari domisili orang tuanya di Kampung Salam Lingkungan II, Belawan Bahari, Medan Belawan. Jadi ya tak dapat dibesuk orangtuanya, diduga akibat faktor ekonomi," ungkap Ibeng Syafrudin Rani.

Ibeng pun bertekad akan mengusut dugaan amoral yang dialami Mustaqim di dalam LapasKelas 3 Pemuda Tanjung Pura. Namun saat ini mereka masih konsentrasi dengan kesehatan Mustaqim yang sedang dirawat di rumah sakit swasta.

Abdul Halim Nasution melalui rekaman suara kepada wartawan, mengaku anaknya menjerit kesakitan karena luka yang bernanah keluar dari duburnya diduga akibat sodomi. Pihak Lapas, kata Halim, lepas tangan dengan pembiayaan kesehatan anaknya karena tidak ada BPJS.

"Ini kan posisi saya di RS Bidadari Stabat. Inikan fenomena yang dicari keterangannya yang sakitnya yang paling memprihatinkan, adalah jeritan bekas luka di duburnya yang bekas sodomi yang keluar darah dan nanah selalu. Jadi macam macamnya, orang Lapasnya ni mau lepas tangan, biaya pembayarannya harus saya. Karena dia di luar BPJS, di situ tadi fenomenanya, di situ tadi keterangan," kata Halim dalam rekaman suaranya (voice note).

Abdul Halim Nasution (47) dan istrinya Sri Rezeki Hasibuan (42) sangat mengharapkan kondisi kesehatan anaknya Muhammad Mustaqim pulih kembali.

Kepala LapasKelas 3 Pemuda Tanjung Pura Refin Manullang yang dikonfirmasi wartawan atas kondisi warga binaan Muhammad Mustaqim sakit infeksi pada pantat dan duburnya yang mengeluarkan nanah diduga korban sodomi oleh sesama warga binaan membantahnya.

"Dia (Napi) mengalami anemia gitu. Jadi kita tak menyangka seperti itu dia, badannya gitu. Tapi kalau sodomi tidak ada dari keterangan stafsaya," ucapnya.

Refin memastikan warga binaan di Lapas yang dipimpinnya itu tidak ada mengalami penganiayaan dan sodomi, meski jelas dikatakannya hanya keterangan stafnya tanpa melakukan klarifikasi.

"Jadikan saya ada lakukan cek di lapangan. Tapi informasi di dalam kamar. Yang saya sampaikan tadi pak, itu keterangan dari staf saya," katanya.

Sementara, Kadiv PAS Kanwil Kemenkum HAM Sumut Rudy Fernando Sianturi dikonfirmasi, Selasa 7 Maret 2023, juga membantah adanya dugaan sodomi dan aniaya yang dialami warga binaan Muhammad Mustaqim.

"Kan kita telusuri dulu. Kita periksa satu kamarnya (Napi M Mustaqim) awalnya kan. Kalau tak ada indikasinya, ngapain kita teruskan. Kita tunggu aja dulu pemeriksaan di sana. Mudah mudahan ada dapat informasi, bisa jadi titik awal. Kita obati dulu sekarang," bebernya.

Berdasarkan keterangan dari Kalapas 3 Pemuda Tanjung Pura, Refin Manullang, lanjut Rudy, tidak benar warga binaan Mustaqim menjadi korban sodomi.

"Ya keterangan Kalapasnya tidak benar disodomi. Setelah orang itu meminta keterangan dari satu kamar warga binaan yang sakit itu," tandasnya, dan mengaku belum memeriksa napi dan orang tuanya dengan alasan masih dalam perobatan.

"Akan kita telusuri informasi adanya dugaan sodomi dan dianiaya warga binaan Muhammad Mustaqim ini," tutupnya.

SHARE:
Editor
: Redaksi
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru