Pantai Woong Rame Tetap Rame Meski di Tengah Pandemi
Foto: Muhammad Artam
Pengunjung di pondok lagi menikmati suasana pantai woong rame.
drberita.id | Meski masih di tengah pandemi Covid-19, namun lokasi wisata pantai di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, tetap rame dikunjungi wisatawan lokal.
Para wisatawan itu datang dari berbagai daerah. Seperti dari Kota Medan, Pakam, Indrapura, Siantar, dan Tebingtinggi.
Banyak lokasi wisata pantai di Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai, tersebut yang menjadi pilihan utama para wisatawan lokasi menghabisi liburan akhir pekan, Minggu 27 Juni 2021. Salah satunya Pantai Woong Rame.
Baca Juga
Lulus Uji Kelayakan, Calon Tunggal Rinto Subekti Pimpin DPD Demokrat Jawa Tengah
Lokasi Pantai Woong Rame ini berdampingan dengan Pos Pengamatan (Posmat) TNI AL di Kecamatan Pantai Cermin.
Seorang witasatawan lokal bernama Evi mengaku senang berada di Pantai Woong Rame. Warga Kota Medan ini tak takut meski pandemi Covid-19 lag meningkat di Sumatera Utara, Umumnya di Indonesia.
Baca Juga
Ikut Road Show Gubsu ke Tabagsel, Sedikitnya 6 Tenaga Ahli Dinas Kominfo Positif Covid-19
"Saya kan pakai masker. Lihat banyak orang yang datang juga tidak pakai masker. Inikan alam terbuka, kenapa meski takut corona? kalau ini dilarang pemerintah rame gini, ya suruh saja pemiliknya tutup. Kan gak ada jadinya yang datang kemari. Tu lihat rame di pondok-pondok," kata gadis cantik berkulit putih bermata agak sipit.
Remaja inipun kemudian melangkah pergi menuju kerumunan pengunjung di mana keluarganya duduk di pondok-pondok yang berada dipinggiran pantai.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Kanwil Kemenag Sumut Gelar Pembinaan LAZ 2025 di Pantai Cermin
Dosen FIB USU Melakukan Pengabdian untuk Pengembangan Masakan Melayu di Pantai Cermin
Jalan Provinsi Sumut ke Objek Wisata Bukit Lawang Belum Maksimal
Ini 3 Objek Wisata Liburan Lebaran Idul Fitri Yang Bisa Dikunjungi, Cek!
Unversitas Darma Agung Ikut Dukung Event Internasional F1H20
F1 Powerboat Danau Toba Butuh Perbaikan Infrastruktur dan Kultur
Komentar