Demo Dugaan Korupsi UIN Sumut di KPK Diperkuat Pengakuan PPK
Artam - Selasa, 12 November 2019 11:22 WIB
drberita/istimewa
Demo dugaan korupsi UIN Sumut di gedung Merah Putih KPK Jakarta.
DRberita | Aksi unjuk rasa dugaan korupsi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, yang dilakukan LSM OMMBAK Sumut di depan gedung KPK, Senin 11 November 2019, mendapat respon cepat dari petugas.
Belum sampai satu jam berorasi, Koordinator Aksi OMMBAK Sumut Rozi Albanjari dan Kordinator Lapangan Ilham diterima petugas dan masuk ke dalam gedung merah putih.
Rozi Albanjari mengatakan, dirinya diterima wanita bernama Intan, petugas di Bagian PIP KPK.
"Petugas PIP KPK yang menerima bernama Intan. Tuntutan aksi kita sudah mereka terima," kata Rozi didampingi Ilham, saat keluar dari gedung KPK.
Sebelumnya, Kabag Kepegawain UIN Sumut Syahruddin Siregar selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak membantah adanya penyidik KPK yang datang dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat yang terkait dugaan korupsi dan suap pemabangunan gedung kuliah terpadu tersebut.
Tapi Syahruddin Siregar tidak mau berkomentar banyak. "Iya, ada mereka (KPK) datang, juga mengambil dokumen dari sini (kampus)," tutup PPK Syahruddin Siregar.
Masing-masing yang diperiksa, pada Jumat dan Sabtu 4-5 Oktober 2019, Marudut Kasubag Rumah Tangga, Moraluddin Kasubag BMN, Rizki Anggraini staf sekaligus ketua panitia, Syahruddin Siregar Kabag Kepegawaian sekaligus PPK dan Monca Tiga Bena bendahara UIN Sumut.
Belum sampai satu jam berorasi, Koordinator Aksi OMMBAK Sumut Rozi Albanjari dan Kordinator Lapangan Ilham diterima petugas dan masuk ke dalam gedung merah putih.
Rozi Albanjari mengatakan, dirinya diterima wanita bernama Intan, petugas di Bagian PIP KPK.
"Petugas PIP KPK yang menerima bernama Intan. Tuntutan aksi kita sudah mereka terima," kata Rozi didampingi Ilham, saat keluar dari gedung KPK.
Sebelumnya, Kabag Kepegawain UIN Sumut Syahruddin Siregar selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak membantah adanya penyidik KPK yang datang dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat yang terkait dugaan korupsi dan suap pemabangunan gedung kuliah terpadu tersebut.
Tapi Syahruddin Siregar tidak mau berkomentar banyak. "Iya, ada mereka (KPK) datang, juga mengambil dokumen dari sini (kampus)," tutup PPK Syahruddin Siregar.
Masing-masing yang diperiksa, pada Jumat dan Sabtu 4-5 Oktober 2019, Marudut Kasubag Rumah Tangga, Moraluddin Kasubag BMN, Rizki Anggraini staf sekaligus ketua panitia, Syahruddin Siregar Kabag Kepegawaian sekaligus PPK dan Monca Tiga Bena bendahara UIN Sumut.
"Banyak yang diperiksa, di Kantor (Kejatisu) yang di Asrama Haji (Jalan AH Nasution)," sebut Syahruddin Siregar. (art/drc)
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pernah Diperiksa KPK 11 Jam, Lokot Nasution Jadi Saksi Sidang Korupsi DJKA, Mikhel Siregar: Demokrat Harus Bersih dari Koruptor
LHKPN KPK: Harta Kekayaan Kepala Dinas PUTR Tanjungbalai Naik Rp 4 Miliar
Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno Kembali Diperiksa KPK, Ini Alasannya
KPK Serahkan Buku Pendidikan Antikorupsi kepada Prof Muryanto
Korsup KPK Bertentangan Dengan Asta Cita Presiden Prabowo: Pemborosan Anggaran
Babak Baru Skandal Jiwasraya: Dua Eks Petinggi OJK Dilaporkan ke KPK dan Kejaksaan Agung
Komentar