Lubang Jalan di Kota Medan Ancam Keselamatan Pengendara Motor
Poto: Istimewa
Pengendara kotor jatuh akibat lobang jalan di Kota Medan.
drberita.id | Tidak kunjung diperbaiki pihak instansi terkait, lubang besar yang muncul di Jalan Pandu, Kecamatan Medan Kota, mengancam keselamatan warga, khususnya para pengendara sepeda motor.
Pantauan wartawan, Selasa 21 Juni 2022, lubang yang terdapat pada salah satu sisi Jalan Pandu Kota Medan, cukup dalam dan lebar, sehingga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta kerusakan kendaraan bermotor yang terperosok.
"Kemarin malam, seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam lubang, pengendara tersebut mengalami luka di bagian kaki sehingga tidak bisa berjalan," ucap Andre.
Andre seorang warga yang Kesehariannya beraktifitas di daerah tersebut juga mengatakan, akibat kondisi jalan berlubang, tiap jam jam sibuk terutama sore hari pasti arus lalu lintas menjadi macet.
BACA JUGA:
Kasus Rektor UINSU Digiring ke Jakarta, Minta Kementerian Agama Copot Prof. Syahrin Harahap
Kondisi rusaknya Jalan Pandu Medan diakibatkan pengorekan beberapa waktu lalu. Setelah melakukan pengorekan, pihak kontraktor terus membiarkan jalan berlubang.
"Kemarin ada pengorekan saluran air. Setelah pembongkaran, jalanan di sini menjadi rusak. Sudah begitu, pihak kontraktor tidak mau memperbaikinya," katanya.
Andre pun berharap Pemko Medan, terutama Walikota agar memperbaiki kerusakan Jalan Pandu akibat pengorekan saluran air.
BACA JUGA:
Pejabat Kemenag Labura Dikabarkan Diperiksa, Begini Tanggapan Kejaksaan
"Kalau terus dibiarkan, kami khawatir bakal banyak pengendara yang terluka karena terjatuh menghindari lubang besar itu," katanya.
SHARE:
Editor
: Artam
Tags
Berita Terkait
Pelantikan TP PKK Medan 2025-2030: Pesan Walikota Jauhkan Gadget dari Dalam Rumah Demi Pendidikan Anak
Wartawan Kecewa Rapat Pansus LKPj Walikota Medan Buka Tutup, Elfanda Ananda: Akses Publik Dijauhkan
Warga Jalan Turi Tolak Rencana Walikota Medan Alihfungsi RTH Jadi TPA Sampah
Kondisi Kota Medan Mulai Normal Pascabanjir Bandang yang Meluas di 21 Kecamatan
Banjir di Kota Medan, Prof Muryanto Ajak Sivitas Akademika Ikut Peduli
5 Bulan Surat Kwarcab Gerakan Pramuka Medan Ditahan, Apakah Walikota Tidak Respon?
Komentar