Cerita Inspiratif Evi Yunita, Atlet Difabel Peraih Emas di Perparnas Papua
Raden Armand
Atlet Difabel Kontingen Sumatera Utara, Evi Yunita Pohan.
drberita.id | Kecelakaan lalu lintas membuat hidup Evi Yunita Pohan (27) berubah total. Dia kehilangan kaki sebelah kirinya karena sebuah truk menabraknya pulang belanja di pasar tahun 2017 lalu.
Saat itu Evi sedang menyelesaikan kuliahnya di salah satu universitas swasta di Kawasan Binjai, Sumatera Utara.
Ditemui Kamis (10/11/2022) sore, Evi menceritakan perjalanan hidupnya. Perempuan berhijab ini mengaku harus ikhlas merelakan kakinya diamputasi oleh pihak rumah sakit.
"Alhamdulillah. Saya berpikir, amputasi adalah jalan terbaik untuk saya melanjutkan hidup. Saat itu saya mulai mengajar anak di taman kanak-kanak dan harus segera selesaikan kuliah, saya harus selesaikan semuanya," kata perempuan asal Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara itu.
"Saya tetap wisuda menggunakan kursi roda, yang sedihnya bukan hilang kaki. Tapi pacar saya menghilang entah kemana, padahal kami sudah berencana untuk menikah usai selesai kuliah. Saya sakit dan sedih karena ditinggal begitu saja," lanjut anak pertama dari tiga bersaudara ini.
Hingga tak lama kemudian Evi mulai menggali potensi yang ada di dalam dirinya untuk bangkit kembali. Dia menjalin komunikasi baik bersama para menyandang disabilitas lainnya tak jauh dari kediamannya, yakni Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI).