UEFA Bentuk Tim Khusus Investigasi Skandal Suap Barcelona
drberita.id -Kasus suap kepada wasit di Liga Spanyol membuat Barcelona terancam mendapat sanksi serius dari Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA. Barcelona didakwa melakukan suap kepada wasit LaLiga pada kurun waktu 2001-2017.
Barcelona kedapatan membayar 7 juta euro atau sekitar Rp 115 miliar untuk eks Wakil Presiden Komite Wasit Spanyol (CTA), Jose Maria Enriquez Negreira. Pembayaran itu baru berhenti pada 2018, ketika Negreira meletakkan jabatannya di CTA.
Dikutip bisnis.com, Minggu 12 Maret 2023, kasus suap El Barca ini terungkap setelah dilakukan penyelidikan pajak terhadap perusahaan milik Negreira, Danil 95.
Dua mantan Presiden Barcelona Sandro Rossel (2010-2014) dan Josep Maria Bartomeu (2014-2020) pun terseret dalam skandal suap ini. Selain itu, ada juga nama Oscar Grau dan Albert Soler selaku pejabat eksekutif Barcelona.
Presiden LaLiga, Javier Tebas mengatakan tak bisa memberikan sanksi terhadap Barcelona karena kasus ini. Sebab, lanjut Tebas, dalam aturan LaLiga tak mengizinkan menghukum kasus yang sudah melebihi tiga tahun berlalu.
Meski begitu, Barcelona tetap tidak bisa tenang. Pasalnya. Los Cules masih dibayangi sanksi dari Federasi Sepak Bola Eropa alias UEFA.
UEFA pun tak memiliki tenggat waktu untuk menjatuhkan hukuman terhadap sebuah kasus. Lebih dari itu, UEFA juga punya aturan tegas soal penyuapan.
Dalam Pasal 4 Paragraf G di aturan UEFA, dijelaskan bahwa klub tidak boleh berpartisipasi dalam ajang kompetisi antarklub Eropa (UEFA Conference League, Liga Europa, dan Liga Champions) jika terbukti melakukan suap di level kompetisi mana pun.
UEFA punya hak untuk mencoret klub dari kompetisi level Eropa apabila mencederai nilai-nilai fair play sepak bola. Pihak UEFA juga telah membentuk tim khusus untuk melakukan investigasi terhadap skandal suap Barcelona ini.
Kasus suap wasit ini berembus saat Barcelona tengah tampil apik di atas lapangan. Tim besutan Xavi Hernandez itu memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan jarak enam poin atas Real Madrid.
Jika nantinya terbukti bersalah dari hasil penyelidikan UEFA, Barcelona harus mengucapkan selamat tinggal dari Liga Champions sekalipun menjadi juara LaLiga.
Paket Proyek Dinas BMBK Sumut Berbau Suap: Wajib Setoran Depan Setelah Potong Pajak
Hakim Ungkap Uang Suap Proyek Jalan di Sumut dari Terdakwa Kirun dan Rayhan Diterima Pejabat
Dugaan Suap Perda RDTR Kota Medan Mencuat, Bikin Dewan Panik Mau Membatalkan
Mayjen Hasan Check Pengamanan Aquabike Jetski World Championship 2023
Peluang Liverpool Lolos Perempat Final Champions Jika Menang di Bernabeu