Usung 5 Program, Vokalis Jamrud Lolos Jalur Independen Pilkada Pandeglang

Artam - Selasa, 25 Februari 2020 10:29 WIB
Usung 5 Program, Vokalis Jamrud Lolos Jalur Independen Pilkada Pandeglang
istimewa
Krisyanto dan Hendra
DRberita | Vokalis grup band rock Jamrud Krisyanto telah memenuhi syarat dukungan KTP untuk maju sebagai calon independen di Pilkada Pandeglang. Dia berhasil mengumpulkan dukungan sampai 72.912 KTP dari minimal 69.808 yang disyaratkan KPU.

Komisioner KPUD Pandeglang Ahmadi mengatakan, pasangan Krisyanto-Hendra Pranova menyerahkan perbaikan syarat dukungan KTP pada Minggu 23 Februari 2020 sekira pukul 23.54 WIB.

Berdasarkan data di Sistem Informasi Pencalonan (Silon), pasangan ini menyerahkan dukungan sebanyak 73.961 KTP. Sementara yang memenuhi syarat 72.912. Sebaran dukungan sendiri ada di 35 kecamatan di Pandeglang.

Sementara itu, pasangan Mulyadhi-A Subhan di jalur independen juga telah memenuhi syarat dukungan KTP sebanyak 82.228 KTP, dan 78.731 di antaranya memenuhi syarat yang tersebar di 34 kecamatan.

"Berkas kedua pasangan independen ini akan dilakukkan penelitian administrasi dan kegandaan," kata Ahmadi selaku Ketua Divisi Tekhnis Penyelengara KPUD Pandeglang, Banten, Selasa 25 Februari 2020.

Sebelumnya, vokalis grup band rock Jamrud, Krisyanto bersama wakilnya Hendra Pranova mengatakan akan mengusung 5 program perubahan di Kabupaten Pandeglang.

"Program kita ada lima, (yaitu) infrastruktur, kesehatan, pendidikan, birokrasi, dan perekonomian. Jadi itu misi kita untuk membangun Pandeglang," kata Krisyanto, Rabu 19 Februari 2020.

Krisyanto berjanji, jika lolos dari jalur independen dan terpilih, dia akan berfokus pada pembangunan infrastruktur karena prihatin banyak jalan desa yang rusak." Jika masalah ini selesai, perekonomian warga menurutnya akan lebih baik," kata Krisyanto.

"Dampaknya pada ekonomi, daerah-daerah terpencil di desa bisa menjual pertanian dengan kendaraan bisa masuk desa terpencil, jadi itu pentingnya infrastruktur yang baik," tambahnya.

Kegelisahannya terhadap kondisi Pandeglang juga membuat ia maju sebagai calon independen bersama rekannya, Hendra. "Intinya, memberanikan nyalon di sini karena kegelisahan kita semua. Tentang Pandeglang yang harus benar-benar direformasi birokrasinya," kata Krisyanto.

Hendra menambahkan, visinya bersama Krisyanto maju adalah untuk Pandeglang baru. Ia memiliki visi akan mengubah kebijakan-kebijakan yang tidak prorakyat, khususnya pelayanan kesehatan dan pelayanan dasar. Ia bahkan mendengar bahwa ada warga Ujung Kulon yang kesulitan membuat KTP.

"Dari kegelisahan sistem, harus dirubah dan direformasi. Yang bagus kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki," kata Hendra. (art/drc)

SHARE:
Editor
:
Sumber
: Detikcom
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru