Pilkada Labura, Edi Sampurna: Tolak Paslon yang Pura-pura Dermawan
Foto: Darrenz Nababan
Wakil Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Edi Sampurna kepada Tim Perintis dan Relawan DiraSa KaLbU, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Minggu, 30 Agustus 2020.
drberita.id | Pasangan calon bupati dan wakil bupati yang menghabiskan uangnya sampai puluhan miliar rupiah, itu sudah dapat dipastikan bahwa mereka telah membeli suara rakyat.
"Semakin besar uang yang dihabiskan untuk memenangkan pilkada, maka semakin besar pula-lah niatnya untuk korupsi, demi mengembalikan uang yang telah dihabiskan itu," ungkap bakal calon Wakil Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Edi Sampurna kepada Tim Perintis dan Relawan DiraSa KaLbU, Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Minggu, 30 Agustus 2020.
Dalam acara yang digelar di Pondok yang didirikan secara mandiri oleh Tim Perintis DiraSa KaLbU Desa Kuala Beringin, Edi menjelaskan, pasangan DiraSa KaLbU tidak akan membeli suara rakyat.
Edi bersama bakal calon Bupati Dwi Prantara berjanji tidak akan mempermainkan suara rakyat.
"DiraSa KaLbU mengajak rakyat untuk menentukan nasibnya sendiri. Saatnya rakyat berbicara untuk Labura yang lebih baik," serunya.
"Tolak paslon yang hanya berpura-pura dermawan, mendadak peduli di saat pilkada saja. Tolak paslon yang ingin membeli dan mempermainkan suara rakyat," sambung Edi.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) itu memastikan, jika terpilih dirinya akan memberikan perhatian pada perbaikan ekonomi kerakyatan.
"Khususnya layanan kesehatan, pendidikan dan perbaikan birokrasi juga akan menjadi fokus perbaikan pemerintah," tutur Edi.
art/drb
SHARE:
Editor
:
Tags
Berita Terkait
Pemkab Labura Donasi ke Palestina Rp345,5 Juta
Pulang dari Bandung, Komisi A Segera Panggil Semua Pihak Terkait PMKS PT. Sawit Sumatera
Soal Izin PMKS PT. Sawit Sumatera Perkasa, Ketua Komisi A: Akan Kita Crosschek ke Lapangan
PMKS PT. Sawit Sumatera Perkasa tak Berizin, Bupati Hendriyanto: Nanti Saya Konfirmasi
KPK-RI Desak Pemkab Labura Tutup PMKS PT. Sawit Sumatera Perkasa
PMKS PT. Sawit Sumatera Perkasa tak Berizin, Kasatpol PP: Kami Tunggu Perintah Pimpinan
Komentar